Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perbanyak Gerai, Hypermart Incar Pendapatan Rp14 Triliun

Peritel modern PT Matahari Putra Prima Tbk (Hypermart) tahun ini mengincar pendapatan Rp14 triliun lebih seiring dengan semakin bertambahnya gerai baru dan renovasi 10 gerai yang dilakukan perseroan.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 22 Mei 2015  |  21:56 WIB
Hypermart melakukan renovasi 10 gerai dengan konsep G7 (generasi 7) atau display produk yang lebih modern. - Bisnis.com/Peni Widarti
Hypermart melakukan renovasi 10 gerai dengan konsep G7 (generasi 7) atau display produk yang lebih modern. - Bisnis.com/Peni Widarti

Bisnis.com, SURABAYA - Peritel modern PT Matahari Putra Prima Tbk (Hypermart) tahun ini mengincar pendapatan Rp14 triliun lebih seiring dengan semakin bertambahnya gerai baru dan renovasi 10 gerai yang dilakukan perseroan.

Target tersebut naik dibandingkan dengan pencapaian 2014 sebesar Rp13,59 triliun. Meski bisnis ritel pada kuartal I/2015 sempat merosot akibat faktor perekonomian dan daya beli masyarakat yang turun, tetapi diperkirakan pada semester II/2015 terjadi pertumbuhan penjualan terutama disokong oleh datangnya Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Director of Corporate Communications Hypermart, Danny Kojongian mengatakan sepanjang momen Ramadhan dan Lebaran atau terhitung selama 45 hari, Matahari Putra Prima (MPPA) mampu memperoleh pendapatan Rp2,2 triliun pada 2014, dan momen Lebaran tahun ini ditargetkan pendapatannya tercapai Rp3 triliun.

"Kompetisi ritel modern saat ini memang sangat tinggi, hal ini juga yang menjadi dasar mengapa kami gencar ekspansi dan melakukan renovasi 10 gerai dengan konsep G7 (generasi 7) atau display produk yang lebih modern," jelasnya dalam konferensi pers Persiapan Re-Opening Hypermart G7 di PTC, Surabaya, Jumat (22/5/2015).

Adapun dari 10 gerai yang sudah direnovasi dengan konsep G7 adalah Pejaten, Cibubur Junction dan PTC Surabaya. Sisanya akan dilakukan renovasi setelah Lebaran usai yakni du wilayah di Medan, Jakarta, Makassar dan Manado serta kota-kota besar lainnya. Sedangkan penambahan 10 gerai  tersebar di seluruh Indonesia akan dilakukan hingga akhir tahun.

"Total gerai Hypermart kami sampai saat ini ada 110 gerai," imbuh Danny.

Dalam melakukan renovasi dan penambahan gerai, MPPA telah menyiapkan investasi total Rp800 miliar yang berasal dari kas internal.

Dia mengatakan meski banyak perubahan design dan display produk, tetapi tidak merubah komposisi produk yang dijual. Barang impor yang dijual selama ini hanya 10%, sedangkan barang-barang lokal 90%.

Danny menambahkan selain memperoleh pendapatan dari Hypermart, MPPA juga dikontribusi oleh market-market berkapasitas kecil tetapi untuk pasar medium ke atas, seperti Foodmart dan Boston serta bisnis wholesale atau grosir.

"Tapi untuk wholesale masih sangat kecil, hanya di Karawaci. Memang pertumbuhan wholesale juga lumayan 10%, tapi bisnisnya tidak bisa digabung dengan supermarket karena berbeda sistem jualnya," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hypermart matahari putra prima
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top