Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Siapkan MoU Bersama IATPI

Pemerintah tengah mempersiapkan rancangan nota kesepahaman bersama Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) untuk mendukung sertifikasi spesialisasi keahlian di bidang teknik lingkungan.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 24 April 2015  |  11:52 WIB
Pemerintah Siapkan MoU Bersama IATPI
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah tengah mempersiapkan rancangan nota kesepahaman bersama Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) untuk mendukung sertifikasi spesialisasi keahlian di bidang teknik lingkungan.

Kepala Balai Peningkatan Keahlian Konstruksi Doedoeng Z. Arifin mengatakan Indonesia saat ini berada dalam situasi krisis tenaga ahli tersertifikasi. Sementara itu, banyak lulusan teknik lingkungan yang tidak berminat untuk mengembangkan karir di bidangnya.

Menurutnya, pemerintah akan memberikan fasilitasi berupa dukungan dana APBN untuk sertifikasi 80 angkatan untuk berbagai spesialisasi keahlian. Hal tersebut dilakukan untuk menjamin tersedianya SDM yang handal di bidang sanitasi dan pengelolaan sumber daya air.

Menurutnya, untuk tahun 2015 Indonesia mengalami kekuarangan 150 ribu SDM di bidang teknik pada umumnya. Sementara itu, sekitar 60% tenaga swasta asing saat ini bekerja di bidang sanitasi dan pengelolaan sumber daya air.

“Ini tantangan bagi IATPI sendiri, apakah akan memanfaatkan kesempatan ini atau tidak,” katanya.

Proses pelatihan dan sertifikasi akan dilakukan terhadap mahasiswa teknik lingkungan sesuai koordinasi IATPI. Menurutnya, pemerintah akan mempertimbangkan untuk menjadikan program tersebut sebagai program tahunan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sertifikasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top