Bisnis.com, BOGOR-- Dinas Pendapatan Kota Bogor mencatat tunggakan pajak sejak 1992-2014 dari wajib pajak (WP)perorangan dan badan mencapai sekitar Rp152 miliar.
Kepala Dispenda Kota Bogor Daud Neno Darenoh menuturkan jumlah tunggakan tersebut lebih mendingan setelah Pemkot Bogor terus berupaya mengejar para penunggak pajak.
"Sebelumnya jumlah tunggakan mencapai Rp180 miliar, tapi dengan usaha yang dilakukan oleh berbagai pihak, perlahan para WP mau bayar tunggakan," ujarnya kepada Bisnis.com, Jumat (17/4/2015).
Dia menjelaskan upaya yang dilakukan Pemkot Bogor yakni bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri untuk. Memburu para WP yang bandel, dengan memperkarakan perdata bagi pihak yang ogah bayar pajak.
Selain itu, penagihan aktif yang dilakukan secara berangsur mengembalikan kas pemerintah tersebut menutupi pajak yang belum terbayarkan. Juga, kata dia, upaya lain terus dilakukan dengan memberikan pembelajaran bagi para WP.
"Kita juga pasang plang berisi imbauan bagi para WP yang gak bayar pajak, tentunya sesuai dengan ketentuam umum perpajakan agar mereka sadar diri untuk taat bayar pajak," ujarnya.
TUNGGAKAN PAJAK: Di Bogor, Selama 22 Tahun, Sentuh Rp152 Miliar
Dinas Pendapatan Kota Bogor mencatat tunggakan pajak sejak 1992-2014 dari wajib pajak (WP)perorangan dan badan mencapai sekitar Rp152 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Miftahul Khoer
Editor : Martin Sihombing
Topik
Konten Premium
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.
6 jam yang lalu