RUMAH MURAH: Pemkot Batu Sediakan 300 Unit Bagi PNS dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Pemkot Batu, Jawa Timur, bakal menyediakan perumahan murah bagi para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya. Terutama bagi PNS yang belum memiliki tempat tinggal.
M. Sofi’I | 02 April 2015 15:11 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BATU-- Pemkot Batu, Jawa Timur, bakal menyediakan perumahan murah bagi para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungannya. Terutama bagi PNS yang belum memiliki tempat tinggal.

Selain itu masyarakat umum yang berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Batu juga berkesempatan memiliki rumah murah untuk ditempati.

Kepala Dinas Perumahan Kota Batu, Budi Susilo, mengatakan melalui progam rumah murah tersebut diharapkan PNS maupun MBR bisa memanfaatkannya agar segera memiliki tempat tinggal yang layak.

“Pada tahun ini ditargetkan sebanyak 300 unit rumah yang disediakan untuk PNS dan MBR,” kata Budi, Kamis (2/4/2015).

Dalam program tersebut Pemkot Batu berencana membangun sekitar 1.000 unit rumah. Namun untuk tahap awal pada 2015 sebanyak 300 unit rumah yang akan dibangun terlebih dulu.

Harga rumah yang ditawarkan dipastikan akan jauh lebih murah dibanding rumah pada umumnya. Karena pihak pengembang yang akan membangun perumahan tersebut tidak dibebani dengan kewajiban membangun fasilitas umum (fasum) perumahan seperti jalan maupun saluran irigasi.

“Karena biaya pembangunan fasum akan ditanggung oleh Pemkot Batu,” jelas dia.

Dengan adanya bantuan pembangunan fasum maka biaya yang dikeluarkan pengembang dalam menyediakan perumahan akan berkurang. Dengan begitu harga rumah yang dijual kepada PNS dengan pangkat dan golongan yang relatif rendah dan MBR akan bisa ditekan.

Harga rumah dengan tipe 36 kemungkinan bisa ditekan hingga Rp115 juta per unit. Harga tersebut tergolong cukup murah. Namun begitu pihaknya enggan menyebut lokasi pembangunan untuk perumahan murah tersebut.

“Kalau keburu disebut dikuatirkan akan terjadi aksi spekulan dengan memborong tanah untuk kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, sebelumnya mengatakan terkait rencana pengadaan rumah murah tersebut pihaknya meminta kepada kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk melakukan pendataan yang tepat.

“Utamanya kepada pegawai dengan golongan maupun pangkat rendah dan belum memiliki tempat tinggal. Hal ini harus dilakukan agar keinginan pemkot untuk menyediakan rumah layak huni bisa dirasakan oleh PNS maupun warga asli Kota Batu,” tambah dia.

Tag : flpp, rumah bersubsidi
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top