Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Alasan Pengembang Setujui Kenaikan NJOP di Pekanbaru

DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau akhirnya menyetujui kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) 2015 yang dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 02 April 2015  |  13:03 WIB
DPD REI Riau menyetujui kenaikan NJOP di Pekanbaru karena kenaikannya tidak langsung 100%. - Ilustrasi Perumahan/Bisnis.com
DPD REI Riau menyetujui kenaikan NJOP di Pekanbaru karena kenaikannya tidak langsung 100%. - Ilustrasi Perumahan/Bisnis.com

Bisnis.com, PEKANBARU - DPD Real Estate Indonesia (REI) Riau akhirnya menyetujui kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) 2015 yang dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru.

Ketua DPD REI Riau Amran Tambi mengatakan pihaknya setuju karena kenaikan NJOP itu tidak serta-merta meningkat 100%. Dia dan asosiasi pengembang usaha lainnya melakukan pertemuan dengan Wali Kota Pekanbaru Firdaus di kediamannya, Kamis (2/4/2015).

"Kami menyetujui kenaikan NJOP itu karena Wali Kota bilang kenaikannya tidak sampai 100%. Kenaikannya juga dilakukan secara bertahap selama tiga tahun ini," ungkapnya, Kamis (2/4/2015).

Dia berharap agar perkataan Wali Kota itu juga diterapkan oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). "Tinggal bagamaina penerapannya di lapangan. Kami akan lihat ke Dispenda nanti," sambungnya.

Sebelumnya, REI Riau beserta pihak pengembang properti lainnya meminta Wali Kota Pekanbaru untuk merevisi kenaikan NJOP pada 2015. Ini dilakukan karena kenaikan NJOP sempat mencapai 200% yang dinilai terlalu memberatkan.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT beberapa waktu lalu mengeluarkan Surat Edaran tentang penaikan NJOP. Menurutnya, NJOP itu sudah lama tidak diperbaharui, sedangkan semua kawasan berkembang pesat.

Wali Kota juga berharap dalam tiga tahun mendatang Pemkot Pekanbaru akan meraih pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar Rp220 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekanbaru njop
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top