Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prospek Bisnis Mainan Terpuruk Tahun Ini

Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas mengatakan, prospek Industri mainan pada 2015 tidak terlalu bagus. Dari sisi impor, ada penurunan yang cukup besar dari tahun-tahun sebelumnya volume mainan bisa mencapai 2.500 kontainer dalam sebulan, kondisinya turun drastic pada tahun ini dengan hanya menyisakan 700 kontainer per bulan.
Muhammad Avisena
Muhammad Avisena - Bisnis.com 27 Maret 2015  |  13:06 WIB
Prospek Bisnis Mainan Terpuruk Tahun Ini
/Beragam Mainan Anak-Anak - Jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketua Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas mengatakan, prospek Industri mainan pada 2015 tidak terlalu bagus. Dari sisi impor, ada penurunan yang cukup besar dari tahun-tahun sebelumnya volume mainan bisa mencapai 2.500 kontainer dalam sebulan, kondisinya turun drastic pada tahun ini dengan hanya menyisakan 700 kontainer per bulan.

“Terus terang kita betul-betul terpuruk. Para pelaku usaha juga sudah gelisah. Contohnya, yang biasanya omsetnya mencapai Rp2 miliar, sekarang cuma bisa dapat Rp700 juta. Turun sangat drastis,” kata Sutjiadi.

Menurutnya, selain penerapan SNI, faktor pelemahan kurs rupiah juga ikut menjadi pemicu tidak terpuruknya penjualan mainan tahun ini. Para importir kesulitan menentukan saat membeli produk di posisi dolar yang masih tinggi, karena menurutnya daya beli konsumen juga sedang tidak begitu kuat.

Dengan pangsa pasar terbesar di segmen kelas menengah ke bawah yang jumlahnya sangat besar, menurutnya konsumen akan cenderung mengutamakan kebutuhan pokok daripada kebutuhan lainnya yang kurang mendesak, termasuk untuk mainan.

Sementara itu, untuk peluang ekspor, menurutnya masih sedikit perusahaan mainan Indonesia yang sudah mampu bersaing di pasar global. Dari sekitar 80 perusahaan dengan skala menengah, hanya dua perusahaan yang sudah mampu melakukan ekspor. Adapun, negara tujuan ekspor Indonesia untuk roduk mainan masih sangat terbatas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mainan Anak-anak
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top