Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Bilang Mandatori BBN 15% Tergantung Harga CPO

PT Pertamina (Persero) menyatakan peningkatan mandatori bahan bakar nabati 10% menjadi 15% akan berhasil jika patokan harga minyak sawit domestic diperbaiki.
Fauzul Muna
Fauzul Muna - Bisnis.com 16 Maret 2015  |  20:36 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menyatakan peningkatan mandatori bahan bakar nabati 10% menjadi 15% akan berhasil jika patokan harga minyak sawit domestic diperbaiki.

Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang mengatakan selama ini perseroan mengalami kesulitan dalam pengadaan  fatty acid metil ester (FAME) yang merupakan merupakan unsur nabati hasil olahan CPO yang digunakan untuk mencampur solar sehingga menjadi biodiesel.
Jika harga domestic baik, menurutnya, produsen akan bersedia mengolah menjadi FAME. Sebaliknya, produsen enggan mengolah menjadi FAME dan memilih mengekspor sebagai CPO ketika harga domestic tidak lebih baik.
“Barangnya ada, kalau harga domestic sama atau lebih baik, mereka akan mengolah menjadi FAME,” katanya di Jakarta, Senin (16/3/2015).
Ahmad menambahkan Pertamina akan membutuhkan pasokan FAME sebesar 4,5 juta kiloliter untuk sepanjang 2015. Saat ini Pertamina belum memiliki kesiapan untuk menyediakan BBN 15% secara penuh.
Sebagian besar wilayah akan tetap menggunakan campuran BBN 10%, hanya beberapa wilayah yang bisa menerapkan persentase 15%. Pertamina akan melelang kebutuhan FAME tersebut secara bertahap.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina cpo bbn
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top