Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hitachi Ciptakan Sensor Ukur Kebahagian Karyawan, Ini Harganya

Hitachi High Technologies menciptakan sensor untuk mengukur kebahagiaan karyawan.Karyawan yang bahagia cenderung mengarah ke hasil kerja yang lebih baik dan lebih efisien
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Februari 2015  |  14:42 WIB
Hitachi Ciptakan Sensor Ukur Kebahagian Karyawan, Ini Harganya
Ilustrasi - Levo

Bisnis.com, JAKARTA - Hitachi High Technologies menciptakan sensor untuk mengukur kebahagiaan karyawan.

Karyawan yang bahagia cenderung mengarah ke hasil kerja yang lebih baik dan lebih efisien

Wearable sensor (sensor yang dapat dipakai) tersebut dapat dipakai oleh karyawan agar para atasan tahu tingkat kebahagiaan karyawannya.

Perangkat ini akan mulai dijual di Jepang pada bulan April mendatang di mana setiap perangkat akan dijual dengan harga 100.000 Yen, demikian seperti dilansir Ubergizmo.

Perangkat ini akan dikemas dengan berbagai fitur sensor yang dapat mendeteksi dan merekam ketika pekerja sedang duduk, berdiri atau mengetik di meja di mana menurut Hitachi, terdapat beberapa jenis korelasi antara gerakan fisik seseorang dan rasa kebahagiaan.

Tidak hanya itu, perangkat tersebut juga dapat merekam dengan siapa para pekerja berbicara dan untuk berapa lama.

Salah satu sensor, accelerometer, akan digunakan untuk menentukan kebahagiaan karyawan.

Data tersebut kemudian dikumpulkan untuk menghitung kebahagiaan kelompok secara keseluruhan.

Hal ini untuk membantu pengusaha menemukan cara untuk meningkatkan kebahagiaan karyawan mereka untuk membantu meningkatkan produktivitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hitachi

Sumber : Antara

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top