Produksi Tekstil dan Garmen Merosot

Produksi industri manufaktur besar dan sedang naik 1,59% pada kuartal IV/2014 dibandingkan kuartal III/2014 dan naik 5,44% dibandingkan kuartal IV/2013. Sepanjang 2014, produksi IBS naik 4,74%.
Demis Rizky Gosta | 02 Februari 2015 13:39 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Produksi industri garmen dan tekstil anjlok pada kuartal IV/2014 di tengah kenaikan produksi industri manufaktur.

Badan Pusat Statistik pada Senin (2/2/2015) menerbitkan data pertumbuhan industri manufakbesar dan sedang (IBS) kuartal IV/2014.  

Produksi industri manufaktur besar dan sedang naik 1,59% pada kuartal IV/2014 dibandingkan kuartal III/2014 dan naik 5,44% dibandingkan kuartal IV/2013. Sepanjang 2014, produksi IBS naik 4,74%.

Produksi industri tekstil dan garmen justru menunjukkan penurunan di tengah kenaikan produksi IBS. Produksi industri tekstil anjlok 6,97% YoY pada kuartal IV/2014, sedangkan industri garmen anjlok 6,54% YoY pada periode yang sama.

Sepanjang 2014, produksi industri tekstil turun 5,56. Adapun produksi industri garmen mencatatkan kenaikan  1,87%. 

Lonjakan produksi pada kuartal IV/2014 terjadi pada industri peralatan listrik dengan kenaikan produksi 17,70%. Industri lain yang produksinya tumbuh di atas 9% adalah pengolahan barang galian bukan logam, kerjinan non furnitur, dan tembakau.

 

Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (YoY) 

Tahun

%

2014

4,74

2013

6,01

2012

4,12

Sumber: BPS

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri tekstil, garmen

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top