Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Opera Rilis Perilaku Belanja Online Konsumen, Ini Hasilnya

Dari hasil riset global yang dilakukan, ada tiga hal utama yang ditemukan, diantaranya hari yang banyak dipakai untuk berbelanja di online, alat untuk berbelanja online, serta iklan yang banyak diminati di peramban web Opera.
Emanuel Tome Hayon
Emanuel Tome Hayon - Bisnis.com 11 Desember 2014  |  00:27 WIB
Opera Rilis Perilaku Belanja Online Konsumen, Ini Hasilnya
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Paket perangkat lunak internet, Opera, kembali merilis hasil riset global  terkait  tren perilaku konsumen ketika belanja online di internet.

Dari hasil riset global yang dilakukan, ada tiga hal utama yang ditemukan, di antaranya hari yang banyak dipakai untuk berbelanja di online, alat untuk berbelanja online, serta iklan yang banyak diminati di perambah web Opera.

Berdasarkan hari penggunaanya, opera mendapatkan hari minggu sebagai hari yang paling banyak dipakai oleh pengguna internet dibandingkan dengan hari lainnya.

Konsumen menggunakan ponsel mereka untuk melihat-lihat barang di akhir pekan, kemudian mengunjungi kembali dan melakukan pembelian ketika mereka kembali ke komputer PC mereka pada Senin.

Dari sisi negara yang lebih banyak menggunakan belanjan online, tercatat Amerika Serikat mengalami peningkatan lebih dari 15% lebih tinggi dari rata-rata tahunan dalam volume berbelanja.

Jerman juga menunjukkan peningkatan tinggi untuk berbelanja menjelang November dan Desember, mengalami peningkatan lebih dari 28% dari rata-rata tahunan.

Di Asia, Maret adalah puncaknya, diikuti Juli. Hal ini dikarenakan memasuki bulan Ramadan di akhir Juni hingga akhir Juli.

Dalam riset ini, Amazon dan eBay mendominasi kunjungan belanja mobile Di Amerika Serikat. Amazon memimpin belanja mobile dengan 36.3% pangsa pasar dari volume kunjungan. Di posisi kedua adalah eBay dengan 16% pangsa pasar, diikuti oleh Craiglist dengan 11.5%.

Pada skala global, Amazon tetap memimpin tetapi terdapat pendatang baru yang memiliki posisi cukup kuat di Asia, seperti FlipKart di India dan Berniaga di Indonesia. Di Amerika Latin, MercadoLibre telah menempatkan diri menjadi tujuan utama berbelanja mobile. Di China, Alibaba adalah pemain penting di dalam pasar berbelanja mobile yang telah matang.

Sementara itu, dari sisi iklan lebih banyak didominasi oleh permainan, diikuti oleh komputer dan elektronik. Namun, ketika melihat pada belanja iklan, perusahaan yang menawarkan layanan ponsel keluar menjadi yang teratas, diikuti toko perkakas rumah. Merek pakaian dan perhiasan menduduki peringkat cukup rendah.

Laporan ini juga menemukan merek mana yang beriklan lebih berdasarkan kategori; pakaian dan sepatu yakni Belk, New Balance, Burberry, retail: Kmart, Target, komputer dan elektronik: Samsung, Microsoft, perangkat ponsel  dan layanan: T-Mobile, perhiasan: Pandora, farmasi: CVS, dan permainan: Supercell, GameStop.

Laporan ini berdasarkan sumber anonim, data dikumpulkan dari 270 juta pengguna browser ponsel. Opera Software, dikombinasikan data dari platform ad ponsel Opera Mediaworks yang melayani 65 milyar impresi ad sebulan dalam lebih dari 17,500 situs ponsel dan aplikasi dan menjangkau 800 juta pengguna secara global.

Larry Moores, VP untuk Consumer Mobile Reporting dan Analytics di Opera Software, mengatakan tren belanja online sudah menjadi pilihan tertinggi di dunia. Dengan hal ini, sambungnya, pertumbuhan belanja online dipastikan semakin cemerlang dalam beberapa tahun ke depan.

“Berbelanja online telah menjadi kebutuhan di pasar global. Dan, dengan masa liburan saat ini di Amerika Serikat, kami melihat peningkatan di kawasan tersebut,” ujar Larry, dalam rilis global yang diterima Bisnis, Rabu (10/12/2014).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online website online shopping
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top