Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Potensi Melimpah, Kepulauan Talaud Canangkan Sebagai Kabupaten Tuna

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, mencanangkan sebagai kabupaten tuna karena didukung oleh potensi perikanan yang melimpah di daerah tersebut.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 09 November 2014  |  10:37 WIB
Ikan tuna hasil tangkapan nelayan - Bisnis
Ikan tuna hasil tangkapan nelayan - Bisnis

Bisnis.com, MELONGUANE—Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, mencanangkan sebagai kabupaten tuna karena didukung oleh potensi perikanan yang melimpah di daerah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Djemi Gagola, menuturkan potensi ikan tuna di kabupaten yang terdiri dari 20 pulau itu diperkirakan mencapai 6.000 ton per tahun, tetapi saat ini tangkapan ikan baru sekitar Rp1.200 ton per tahun atau baru 20% dari total potensi.

“Masih sedikitnya hasil tangkapan itu disebabkan keterbatasan infrastruktur nelayan dan juga illegal fishing,” katanya kepada Bisnis di sela acara pelantikan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kepulauan Talaud di Melonguane, pekan lalu.

Menurutnya, Pemkab Kepulauan Talaud akan menyiapkan sejumlah infrastruktur perikanan bagi nelayan untuk merealisasikan pencanangan program kabupaten tuna tersebut.

Dia menjelaskan pihaknya akan membangun dermaga khusus yang bisa dijadikan tempat bersandar bagi kapal-kapal nelayan.

Selain itu, nantinya dermaga yang berdekatan dengan Pelabuhan Melonguane tersebut akan terintegrasi dengan tempat pelelangan ikan dan tempat penampungan (cold storage).

Menurut Djemi, pelabuhan tersebut direncanakan memiliki areal seluas 40 hektare. Pemerintah daerah setempat telah membebaskan lahan setengahnya yakni 20 hektare, sehingga 20 hektare lagi sedang diusahakan.

“Saat ini di pelabuhan tersebut sebenarnya sudah ada tempat pelelangan ikan dan cold storage. Pembebasan lahan itu digunakan untuk pembangunan dermaganya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sulut ikan tuna
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top