Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Posisi Indonesia Kian Penting, Pendapatan Kelas Menengah Tumbuh 8 Persen

Indonesia punya peranan semakin penting dan diperhitungkan secara global dan sudah saatnya menghentikan politisasi secara berlebihan.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 17 Oktober 2014  |  18:25 WIB
Bandara Soekarno/Hatta
Bandara Soekarno/Hatta

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia punya peranan semakin penting dan diperhitungkan secara global dan sudah saatnya menghentikan politisasi secara berlebihan.

Guru Besar Fakultas Ekonomi UI Firmanzah menjelaskan sejak 2010 investment grade Indonesia membaik dan program stimulus pemerintah terbukti efektif.

"Tanpa kita sadari posisi Indonesia berbeda dan menjadi pemain penting dunia. Pendapatan kelas menengah ke atas tumbuh 8 persen, dan menengah bawah sekitar 3 persen," ungkapnya, Jumat (17/10).

Dia mengungkapkan itu saat peluncuran buku Kementerian Komunikasi dan Informatika berjudul Growing! Meretas Jalan Kejayaan.

Dia menjelaskan kondisi itu terlihat dengan antrean pelabuhan semakin panjang, Bandara Soekarno-Hatta sudah tidak muat, jalan tol kian macet, dan pasokan listrik tidak lagi memadai.

Dia tidak sependapat dengan pendapat kelompok miskin makin miskin dan kaya semakin kaya. "Ibarat maraton yang di tengah jalan lebih cepat dan yang di belakang lebih lambat." tegasnya.

 

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Freddy H Tulung menegaskan Indonesia memiliki segala potensi yang dibutuhkan untuk menjadi negara besar dan maju.

"Sesuai dengan judul buku Growing! Meretas Jalan Kejayaan kami berharap gerak maju Indonesia ke tataran dunia terus berlanjut pada pemerintahan yang akan datang. Kami juga berharap ada kesinambungan dari program yang telah berhasil," ujarnya.

Buku setebal 87 halaman itu tidak hanya mengupas keberhasilan yang telah dicapai oleh Kabinet Indonesia Bersatu selama dua periode pemerintahan, tetapi juga tantangan dan peluang yang dihadapi pada masa yang akan datang.

"Selama ini, di media massa yang diberitakan sebagian besar mengenai kejelekan pemerintah. Padahal pemerintah itu sudah bekerja dengan sungguh-sungguh," jelasnya.

Freddy berharap buku itu  mampu memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, sekaligus sebagai batu pijakan bagi pemerintahan yang baru.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi indonesia
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top