Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seleksi Anggota BPK: Kandidat Terkuat Berasal dari Parpol

Dari 61 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang diseleksi anggota Komisi XI, kandidat yang bakal mengisi lima kursi lowong kemungkinan besar berasal dari kalangan politisi.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 11 September 2014  |  20:25 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Dari 61 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan yang diseleksi anggota Komisi XI, kandidat yang bakal mengisi lima kursi lowong kemungkinan besar berasal dari kalangan politisi.

Anggota Komisi XI dari Fraksi PDIP Indah Kurnia mengatakan kemungkinan tersebut cukup wajar mengingat Komisi XI memiliki rekam jejak yang jelas dan langsung terhadap para calon anggota BPK yang berasal dari politisi.

“Saya sendiri sudah punya satu pilihan dari tiga kawan di Komisi XI. Saya kira wajar. Ini bukan karena faktor pertemanan, tetapi memang dilihat hasil presentasi dan pengamatan saya selama 5 tahun terhadap mereka. Jadi memang kecenderungan itu ke situ.,” katanya, Kamis (11/9/2014).

Melihat hal itu, Indah menilai tidak heran apabila anggota Komisi XI lainnya juga berpikiran sama.

Menurutnya, faktor trust bakal berperan penting terhadap hasil pemilihan nantinya. Apalagi, jumlah pendaftar anggota BPK kali ini cukup banyak.

Dia menambahkan, calon anggota BPK kali ini banyak yang tidak paham apa itu BPK.

Meskipun demikian, dia menghargai minat yang tinggi untuk mengikuti seleksi anggota BPK.

Dia berharap seleksi anggota BPK ke depannya diperketat, setidaknya dalam syarat administrasi.

“Saya lihat tadi ada yang terlalu tua, ada yang terlalu muda. Lalu ada juga yang materinya enggak relevan. Tapi enggak apa-apa jadi pengalaman. Ada juga yang bagus seperti presentasi dari Harry Azhar Azis. Lalu, dari sisi makalah, seperti Roesli Nasution,” tuturnya.

Dia berharap anggota BPK yang baru dapat mendorong audit BPK lebih profesional, dengan tetap mengusung mental profesional, integritas dan kemandirian.

Alhasil, rekomendasi BPK yang dihasilkan dapat meningkatkan kemakmuran rakyat.

Sementara itu, pimpinan rapat seleksi Komisi XI dari Fraksi Partai Demokrat Andi Timo Pangeran mengatakan masing-masing anggota Komisi XI nantinya akan melakukan koordinasi dengan partainya usai fit and proper test calon anggota BPK dilakukan.

“Saya melihat teman-teman Komisi XI sudah memiliki gambaran. Nanti mereka akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan fraksinya. Saya sendiri melihat secara keseluruhan paparan dari masing-masing calon cukup baik,” tuturnya.

Pada pekan depan, sambungnya, Komisi XI akan melakukan sidang untuk menentukan lima anggota BPK periode 2014-2019.

Sebagaimana diamanatkan undang-undang, pemilihan akan dilakukan secara musyawarah, tetapi apabila tidak mufakat maka akan dilakuka voting.

Ditanya mengenai kandidatnya, Andi memberikan sinyal pilihannya jatuh kepada koleganya dari anggota Komisi XI, di mana merupakan salah satu politisi dari Fraksi Partai Demokrat, yakni Achsanul Qosasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpk pemilihan anggota bpk
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top