Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONSEP TOL LAUT: Utamakan Pelayaran Atau Perdagangan?

Lembaga Pengkajian Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia menilai wacana tol laut tidak bisa diterapkan sebelum ditentukan terlebih dahulu apakah Ship follow the trade atau Trade follow the ship ke depannya.
Fitri Rachmawati
Fitri Rachmawati - Bisnis.com 28 Agustus 2014  |  23:32 WIB

Bisnis.com,Jakarta—Lembaga Pengkajian Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia menilai wacana tol laut tidak bisa diterapkan sebelum ditentukan terlebih dahulu apakah Ship follow the trade atau Trade follow the ship ke depannya.

Ketua Lembaga Pengkajian Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kadin Indonesia Ina Primiana mengatakan wacana tol laut tidak bisa diterapkan dalam 5 tahun ke depan. Namun paling tidak 25 tahun kemudian karena itu perlu ada tahapan dan persiapan.

 

Menurutnya, metode pendekatan untuk merealisasikan poros maritim pemerintah terpilih bisa menggabungkan dari tiga konsep tersebut mana yang lebih baik. Seperti konsep Sislognas, pendulum nusantara atau tol laut bisa saling melengkapi karena penekanan yang berbeda yaitu global dan domestic.

 

“Selain itu untuk mensukseskan wacana tol laut ini perlu pembenahan dan membangun infrastruktur laut seperti pelabuhan, sistem pelayaran dan monitoring laut, tuturnya baru-baru ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tol Laut
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top