Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kopi Sipirok Alami Trend Kenaikan Produksi

Produksi biji kopi asal Kecamatan Sipirok diprediksi mengalami kenaikan pada tahun ini.
Yanuarius Viodeogo
Yanuarius Viodeogo - Bisnis.com 20 Juli 2014  |  21:19 WIB
Kopi Sipirok Alami Trend Kenaikan Produksi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Produksi biji kopi asal Kecamatan Sipirok diprediksi mengalami kenaikan pada tahun ini.

Ketua Masyarakat Kopi Nusantara Ayub Suleman Pulungan mengatakan trend kenaikan produksi kopi ditenggarai karena harga komoditas di tingkat petani tengah bergairah.

“Ada trend mengalami kenaikan karena harga sedang bagus-bagusnya. Sekarang harga di tingkat petani menyentuh angka Rp26.000. Padahal 2-3 tahun harganya masih Rp18.000,” kata Ayub, Jumat lalu.

Dalam sebulan, Ayub mengatakan petani kopi di Sipirok bisa dapat mengumpulkan biji kopi jenis arabica mulai 15-50 ribu ton per bulan.

“Petani di sana tidak semuanya merupakan petani kopi. Mereka ada juga memiliki sawah. Jadi keuntungan mereka berlipat. Itu yang mendorong mereka mau menanam kopi,” ucapnya.

Terlebih menurutnya, para petani kopi di Sipirok akan dibekali pengetahun pengolahan kopi secara modern. Sehingga, tambahnya, petani semakin bergairah meningkatkan produksi mereka.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kopi
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top