Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dana Perluasan Sawah Tak Cair, Target Produksi Pangan Direvisi

Menteri Pertanian Suswono mengeluhkan tidak adanya dukungan dari Kementerian Keuangan terkait implementasi rencana aksi Bukittinggi.
Arys Aditya
Arys Aditya - Bisnis.com 13 Mei 2014  |  22:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Menteri Pertanian Suswono mengeluhkan tidak adanya dukungan dari Kementerian Keuangan terkait implementasi rencana aksi Bukittinggi.

Dalam rencana aksi yang disusun pada akhir tahun lalu dan dideklarasikan oleh Presiden itu, Kemenkeu sudah berkomitmen akan menganggarkan Rp6 triliun khusus untuk penambahan areal persawahan.

"Makanya karena tidak ada lagi dana untuk rencana aksi bukittinggi. Target produksi pangan harus kami revisi," ujarnya seusai Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrembangtan) Nasional 2014, Selasa (15/3/2014).

Dia menambahkan, apabila dukungan anggaran tidak memadai, maka tidak mungkin segala target yang ditetapkan bisa terealisasi. Sebab, tuturnya, swasta tidak tertarik investasi di sektor pangan.

"Kalau di sektor pangan, marjinnya kecil. Jadi swasta jarang mau turun, maka harus negara yang turun. Ya harus didukung anggaran," ungkap Suswono.

Namun, di satu sisi dia juga memahami kalau anggaran Indonesia sedang megalami defisit. "Ya harus kita pahami lah situasi itu."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian pertanian produksi pangan
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top