Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LAYANAN KARGO, Bandara Halim Lebih Strategis

Pengembangan Bandara Halim Perdanakusuma, termasuk di sisi kargo, akan bertahap karena masuk rencana pengembangan hingga 2030 yang sudah disusun PT Angkasa Pura II.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 27 April 2014  |  18:45 WIB
Petugas menyusun bantuan logistik untuk korban Topan Haiyan di Filipina ke dalam pesawat Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/11) Pemerintah Indonesia memberikan bantuan kepada korban Topan Haiyan di Filipina senilai US 2 juta dengan rincian berupa uang tunai sebesar US 1 juta dan sisanya dalam bentuk natura atau kebutuhan makanan. - antara
Petugas menyusun bantuan logistik untuk korban Topan Haiyan di Filipina ke dalam pesawat Hercules di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (13/11) Pemerintah Indonesia memberikan bantuan kepada korban Topan Haiyan di Filipina senilai US 2 juta dengan rincian berupa uang tunai sebesar US 1 juta dan sisanya dalam bentuk natura atau kebutuhan makanan. - antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembangan Bandara Halim Perdanakusuma, termasuk di sisi kargo, akan bertahap karena masuk rencana pengembangan hingga 2030 yang sudah disusun PT Angkasa Pura II.

General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Halim Perdanakusuma Iwan Krishadianto mengatakan fasilitas penanganan kargo di bandara tersebut makin lengkap setelah PT Jasa Angkasa Semesta (JAS) Tbk, pada Maret 2013 meresmikan gudang baru yang seluas 2.800 meter meter persegi.

Gudang kargo ini bisa menampung hingga 100 ton barang per hari. Ini merupakan bentuk antisipasi perusahaan dalam menyambut beroperasinya berbagai maskapai penerbangan komersial berjadwal di Bandara Halim Perdanakusuma, tuturnya, Minggu (27/4/2014).

General Manager Jaringan dan Layanan Kargo PT JAS Bia Laksmana mengatakan lokasi Bandara Halim Perdanakusuma lebih strategis untuk mendukung sektor perindustrian di kawasan Bekasi dan Karawang karena letaknya yang lebih dekat dibandingkan.

“Kalau mengambil kargo industri di Cengkareng [Bandara Soekarno-Hatta] pasti lebih jauh dibandingkan di Halim karena lebih dekat dengan kawaasan industri seperti Jababeka,” tuturnya, Minggu (27/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kargo bandara halim perdanakusuma
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top