Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Genjot Industri Pertanian

Seiring bergesernya golongan industri dari padat karya ke padat modal, pemerintah akan terus mendorong penguatan industri hulu dan hilir terutama di sektor pertanian guna menahan kian menyusutnya penciptaan lapangan kerja dari investasi.
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 25 April 2014  |  22:59 WIB
 Sektor pertanian digenjot - Bisnis
Sektor pertanian digenjot - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Seiring bergesernya golongan industri dari padat karya ke padat modal, pemerintah akan terus mendorong penguatan industri hulu dan hilir terutama di sektor pertanian guna menahan kian menyusutnya penciptaan lapangan kerja dari investasi.

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pergeseran investasi dari industri padat karya ke padat modal dalam industri primer dalam negeri tidak boleh menyebabkan penyerapan tenaga kerja merosot tajam.

“Memang penciptaan lapangan kerja dari industri pada modal itu sedikit. Oleh sebab itu kita juga harus hati-hati, karena kita masih memerlukan industri-industri yang padat karya. Contohnya ada di sektor pertanian,” ujarnya, Jumat (25/4/2014).

Hatta mengaku saat ini meningkatnya investasi berbasis industri padat modal mampu mendorong produktivitas dari tenaga kerja Indonesia, tetapi kondisi itu justru berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja di Indonesia.

Data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi kuartal I/2014 sebesar 260.156 tenaga kerja, turun 26% dari periode yang sama tahun lalu sebesar 351.513 tenaga kerja.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanian industri padat karya
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top