Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PABRIK BAJA Patungan di Medan Mulai Dibangun

Menteri Perindustrian M.S. Hidayat meresmikan pemancangan tiang pertama pabrik baja terintegrasi dari perusahaan patungan PT Gunung Gahapi Sakti dan Nanjing Iron and Stell Company di Medan, Jumat (25/4/2014).
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 25 April 2014  |  10:42 WIB
Kemandirian industri baja harus terus diupayakan dengan mengedepankan kemampuan suplai, keanekaragaman produk, daya saing, standardisasi dan riset untuk pengembangan.  - bisnis.com
Kemandirian industri baja harus terus diupayakan dengan mengedepankan kemampuan suplai, keanekaragaman produk, daya saing, standardisasi dan riset untuk pengembangan. - bisnis.com

Bisnis.com, MEDAN - Menteri Perindustrian M.S. Hidayat meresmikan pemancangan tiang pertama pabrik baja terintegrasi dari perusahaan patungan PT Gunung Gahapi Sakti dan Nanjing Iron and Stell Company di Medan, Jumat (25/4/2014). Peresmian itu sebagai penanda dimulainya pembangunan pabrik baja tersebut.

Hidayat mengatakan langkah dua perusahaan itu yang menanamkan investasi di industri baja dengan memproduksi wire rod dan steel bar merupakan langkah yang tepat. Pihaknya berharap dengan berdirinya perusahaan joint venture dengan nama PT Gunung Gahapi Nisco Indonesia akan dapat mensubstitusi importasi wire rod.

"Ini sekaligus dapat memperbaiki mutu wire rod dalam negeri yang beberapa spesifikasinya belum terpenuhi antara lain kebutuhan wire rod high carbon dan alloy steel," papar Hidayat disela-sela acara ground breaking di PT Gunung Sahapi Nisco, di Medan, Jumat.

Dia mengakui selama ini steel bar yang banyak dibutuhkan sebagai bahan baku untuk industri permesinan dan komponen otomotif masih impor. Oleh karena itu, ujarnya, berdirinya perusahaan PT Gunung Gahapi Nisco diharapkan bisa menjamin pasokan baku industri yang terkait.

"Kemandirian industri baja harus terus kita upayakan dengan mengedepankan kemampuan suplai, keanekaragaman produk, daya saing, standardisasi dan riset untuk pengembangan," paparnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pabrik baja
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top