Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Infrastruktur Kawasan Mandalika Lombok Mulai Dibangun

Bisnis.com, NUSA DUA-Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya memastikan pihaknya telah memulai pembangunan kawasan Mandalika, Lombok.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 14 April 2014  |  00:29 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, NUSA DUA - Direktur Utama Bali Tourism Development Corporation (BTDC) Ida Bagus Wirajaya memastikan pihaknya telah memulai pembangunan kawasan Mandalika, Lombok.

"Sudah mulai membangun jalan sepanjang 4 kilometer, termasuk utilitas air dan listrik juga yang lain," ujarnya saat ditemui Bisnis di Nusa Dua, Minggu (13/4/2014).

Wirajaya memaparkan perusahaan pengembangan pariwisata Bali ini menyiapkan dana Rp2,2 triliun untuk pembangunan kawasan tersebut. BTDC akan membangun dalam tiga tahap. Untuk tahap pertama seluas 400 hektare dengan fasilitas berupa club med dan golf, saat ini dalam proses tender detail engineering desain (DED).

"Harapannya tahun ini sudah mulai dibangun," ujarnya.

Wirajaya mengaku sumber pendanaan rencananya akan menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar. Namun, Wirajaya belum memastikan waktu penerbitan obligasi tersebut karena masalah kenaikan suku bunga. "Seharusnya tahun ini tetapi karena Suku bunga BI naik kita tunggu dulu, rencana kami mau yield 9% tidak seperti sekarang yield 12%," terangnya.

Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada Februari 2014 merekomendasikan tiga KEK baru untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu Pulau Morotai di Maluku, Tanjung Api-api di Sumatera Selatan, dan Mandalika di Lombok. KEK Mandalika luasnya mencapai 1.250 ha.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mandalika
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top