Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KEBUN RAYA Sumsel Akan Ditanami Tumbuhan Obat

Kebun Raya Sumatera Selatan yang terletak di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir akan ditanami jenis tanamanan obatan-obatan terutama tanaman khas daerah.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 April 2014  |  09:30 WIB
KEBUN RAYA Sumsel Akan Ditanami Tumbuhan Obat
Pembangunan kebun raya tersebut telah disetujui Kementerian Kehutanan sebagai kawasan hutan dengan tujuan khusus pada awal September 2011. - bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG - Kebun Raya Sumatera Selatan yang terletak di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir akan ditanami jenis tanamanan obatan-obatan terutama tanaman khas daerah.

Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah Sumatera Selatan Ekowati Retnaningsih mengatakan kebun raya seluas 100 hektar ini akan ditanaman sekitar 200 jenis tanaman obat.

Kebun raya Sumsel ini berbeda dengan kebun yang berada di Bogor karena di sini mayoritas lahannya basah, ujar dia di Palembang, Kamis (10/4/2014). Untuk itu tanaman obat yang akan ditanam adalah jenis yang cocok dengan lahan basah selain kering, kata dia.

Kebun raya ini akan menjadi kebun raya pertama di Indonesia yang berisi jenis-jenis tanaman obat. Selain tanaman obat juga akan ditanaman jenis pohon khas Sumsel sehingga kebun raya itu akan semakin menarik.

Pembangunan kebun raya tersebut telah disetujui Kementerian Kehutanan sebagai kawasan hutan dengan tujuan khusus pada awal September 2011.

Sementara itu kebutuhan dana lebih kurang Rp394,17 miliar yang bersumber antara lain dari APBN dan APBD.

Pembangunan kebun raya tersebut juga akan mengikutsertakan pihak ketiga seperti PT BA, Pertamina dan perusahaan besar lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Tanaman Obat

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top