Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALFI Gelar Munas Bahas Isu Logistik Nasional

Pengusaha logistik yang tergabung ke dalam Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar musyawarah nasional guna menentukan arah usaha dan bisnis logistik Indonesia menyongsong Asean Economic Community (AEC) 2015.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 17 Maret 2014  |  14:45 WIB
ALFI Gelar Munas Bahas Isu Logistik Nasional

Bisnis.com,JAKARTA--Pengusaha logistik yang tergabung ke dalam Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menggelar musyawarah nasional guna menentukan arah usaha dan bisnis logistik Indonesia menyongsong Asean Economic Community (AEC) 2015.

Ketua Umum ALFI Iskandar Zulkarnain mengatakan tantangan sektor logisitik di Indonesia saat ini semakin berat. Faktor daya saing logsitik yang masih terpuruk hingga biaya logsitik yang relatif tinggi akan membuat Indonesia tidak mudah untuk memasuki era liberalisasi ekonomi Asean pada 2015.

Menurutnya, banyak persoalan yang sedang dihadapi industri logistik seperti infrastruktur penunjang logistik yang buruk sehingga biaya logistik di dalam negeri mash cenderung mahal. Kondisi ini diperparah dengan tren kenaikan tarif-tarif kepelabuhanan dan kebandaraudaraan.

Persoalan logistik lainnya adalah aturan perundang-undangan di bidang logistik yang masih harus disempurnakan dan pelaksanaan Sislognas yang berjalan lambat.

Selain itu, persoalan stimulus fiskal dan moneter bagi usaha logistik yang belum setara seperti negara lainnya, hingga kian mendominasinya BUMN penunjang logsitik yang mengancam kelangsuangan usaha swatsa.

Pada Munas tahun ini, kata Iskandar, masalah tersebut akan dibahas secara tuntas. "Semua itu again dari agaenda Munas dan akan dibahas secara tuntas supaya memberikan kepastian, termasuk mengenai Revisi KM Perhubungan No. 10 Tahun 1988 tentang Jasa Pengusurusahn Transportasi," katanya, Senin (17/3/2014).

Iskandar menegaskan revisi KM tersebut harus bisa memberikan kepastian usaha terhadap ribuan usaha logistik di Indonesia. "Sikap ALFI adalah bagaimana usaha logsitik nasional terlindung sehinggakami menolak kebijakan yang berpotensi mengancam usaha sektor ini," teegasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Munas ALFI Akbar Djohan mengatakan agenda Munas tahun ini sangat strategis, terutama dalam kerangka mengkonsolidasikan potensi sektor logistik nasional guna menghadapi era liberalisasi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada 2015.

Akbar berharap seluruh agenda Munas tahun ini menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi indsutri logisitik sehingga Indonesia semakin siap dalam mengahadapi AEC 2015. "Kami ingin sektor logsitik semakin berdaya saing setelah sempat terpuruk hingga rangking 75 dunia beberapa tahun lalu," ucapnya.

Menurut dia, daya saing logistik Indonesia yang saat ini telah membaik dengan indikasi penaikan rangking menjadi 47 dunia masih jauh kalah bersaing dengan negara Asean yang akan menjadi pesaing utama di 2015, "Itulah mengapa semua agenda itu harus dibahas pada Munas kali ini," ucapnya.

Selain mebahas isu-isu yang sedang hangat dan masih dihadapi sektor logistik, Munas juga akan mengangendakan pemilihan Ketua Umum periode 2014-2019. Munas ini dihadiri seluruh DPC dan DPD ALFI se-Indonesia serta dihadiri sejumlah pejabat dari kementerian terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alfi
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top