Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Produk Halal Impor Bakal Guyur Pasar Domestik

Serbuan produk halal dari luar negeri, termasuk dari negara nonmuslim, diperkirakan semakin kencang menjelang pasar bebas.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 07 Maret 2014  |  09:13 WIB
Produk Halal Impor Bakal Guyur Pasar Domestik
Ilustrasi - Bisnis.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Serbuan produk halal dari luar negeri, termasuk dari negara nonmuslim, diperkirakan semakin kencang menjelang pasar bebas.

Namun, hingga kini salah satu benteng pengaman dari segi sertifikasi halal masih rapuh.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) Bambang Prasetya mengungkapkan produk yang sudah bersertifikasi halal di Indonesia baru sekitar 20% dari jumlah produk yang beredar.

Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, angka ini terbilang rendah. Di Malaysia, pemenuhan sertifikasi halal sudah di atas 90%.

“Penuntasan masalah yang terkait dengan sertifikasi halal di Tanah Air sudah sangat mendesak. Karena menjelang pasar bebas, porduk halal dari negara lain akan menyerbu negara kita yang nota Bambang, Kamis (6/3/2014).

Di Indonesia, sertifikasi halal dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sejak 2005 hingga akhir 2011, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika MUI (LPPOMMUI) telah menerbitkan setidaknya 5.896 sertifikat halal, dengan jumlah produk mencapai 97.794 item dari 3.561 perusahaan.

Angka tersebut diklaim naik jika digabungkan dengan sertifikat halal yang diterbitkan LPPOM-MUI daerah yang kini tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Dalam 5 tahun terakhir, LPPOM-MUI telah mengeluarkan 13.136 sertifikat halal dari total produk yang beredar di Indonesia sejumlah 155.774.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

impor produk halal
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top