Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Langkat Ambisi Tanam Jagung 24.684 Hektare

Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menargetkan penanaman jagung pada 2014 di areal seluas 24.684 hektare terutama di sentra tanaman jagung Sei Bingei, Binjai, dan Padang Tualang.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 Februari 2014  |  14:30 WIB
Produksi jagung diharapkan bisa mencapai 163.000 ton ditambah dengan sisa tanam akhir 2013.  - bisnis.com
Produksi jagung diharapkan bisa mencapai 163.000 ton ditambah dengan sisa tanam akhir 2013. - bisnis.com

Bisnis.com, LANGKAT - Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menargetkan penanaman jagung pada 2014 di areal seluas 24.684 hektare terutama di sentra tanaman jagung Sei Bingei, Binjai, dan Padang Tualang.

"Kita targetkan penanaman jagung seluas 24.684 hektare," kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Mahruzar Nasution di Stabat, Senin (24/2/2014).

Mahruzar mengatakan target tersebut sangat realistis untuk diwujudkan oleh petani jagung yang ada di Langkat, karena didukung luas lahan di sentra kawasan tanaman jagung serta petani juga sudah memakai pola penanaman yang baik.

"Produksi juga diharapkan akan meningkat sesuai dengan target," katanya. Dia berharap produksi jagung nantinya bisa mencapai 163.000 ton ditambah dengan sisa tanam akhir 2013.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Yusfik Helmi menjelaskan hasil produksi jagung selama 2013 mencapai 163.399 ton, dengan luas panen bersih 25.398 hektare.

"Produksi itu berdasarkan hasil perhitungan 64,34 kuintal per hektare," ujarnya.

Yusfik juga menjelasksn bahwa total produksi 163.399 ton itu terdiri dari panen Januari hingga April sebanyak 59.934 ton, panen kedua Mei hingga Agustus 55.117 ton dan panen ketiga dari September hinga Desember 48.348 ton.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Langkat itu juga berkeyakinan akan ada peningkatan produksi untuk tahun ini berdasarkan masih adanya sisa pertanaman tahun yang lalu seluas 6.699 hektare.

"Jika 6.699 hektare ini panen untuk periode pertama saja, diyakininya produksi jagung Langkat akan semakin meningkat lagi," katanya.

Untuk itulah, petani terus didorong melakukan penanaman jagung dengan bibit unggul yang hasilnya bisa menambah pendapatan ekonomi petani terutama di sentra tanaman jagung di Sei Bingei, Binjai, Padang Tualang dan Hinai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jagung

Sumber : antara

Editor : Fatkhul-nonaktif
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top