Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Konstruksi dan Pemda Tolak Rencana Tender Ulang Tol Sumatera

Pengusaha Konstruksi dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Propinsi Sumatera Selatan menolak usulan adanya tender ulang pelaksana proyek Pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera, karena dianggap akan kembali menunda proses terealisasinya proyek tersebut
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 18 Februari 2014  |  17:04 WIB
pembangunan tol - ilustrasi
pembangunan tol - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Pengusaha Konstruksi dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Propinsi Sumatera Selatan menolak usulan adanya tender ulang pelaksana proyek Pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera, karena dianggap akan kembali menunda proses terealisasinya proyek tersebut.

Tender ulang, dikhawatirkan akan memperlambat realisasi dari pembangunan JTTS itu sendiri. Sebagai contoh saat ini untuk ruas yang sedang dalam proses lelang Medan – Tebing tinggi saja memerlukan pendanaan pemerintah Viability Gap Fund (VGF) dari pemerintah berupa pembangunan seksi medan kualanamu. Padahal ruas ini adalah ruas yang paling padat lalulintasnya.

Belum lagi proses lelang investasinya yang memakan waktu hampir 2 (dua) tahun. Masalah lainnya, tender ulang akan menimbulkan permasalahan dalam pembebasan lahan yang umumnya selalu membutuhkan waktu yang panjang.

Kepala Bapeda Sumsel Johanes HT mengatakan pemerintah harus konsisten setelah menunjuk PT HUtama Karya sebagai perusahaan penggarap sekaligus operator proyek tersebut. Apalagi, proses penunjukkan sudah lama dilakukan dan melalui proses yang cukup panjang.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah segera menerbitkan Perpres Jalan Lintas Sumatera tersebut, agar pembangunan bisa segera berjalan.

Johanes juga menolak jika dilakukan kajian ulang terkait penerbitan Perpres tersebut. Apalagi, katanya, penetapan Hutama Karya didasarkan karena merupakan BUMN murni, sehingga diharapkan tidak akan terlalu komersil.

Selain itu, Pemerintah melalui Menteri BUMN  Dahlan Iskan dan pemerintah se Sumatera sudah beberapa kali bertemu untuk berdiskusi merencanakan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera.

Hal senada disampaikan Pengamat Konstruksi yang juga mantan Ketua Umum Badan Pimpinan Pusat Gabungan  Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo.  Menurut Soeharsojo, penugasan negara kepada salah satu BUMN sebelumnya juga sudah melalui kajian pemerintah.

Mereka berharap agar proyek itu tetap digarap BUMN sehingga diharapkan akan ada subsidi dan kebutuhannya ditujukan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk bisnis semata jika diserahkan pada swasta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gapensi tol sumatera
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top