Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PTPN X Manfaatkan Ampas Tebu dari Pabrik Gula untuk Bioethanol

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara X (Persero) akan melakukan diversifikasi di bidang produksi bioethanol berbahan baku ampas tebu dari 11 pabrik gula milik BUMN itu yang berkisar 300.000--500.000 ton per tahun.
Adam A. Chevny
Adam A. Chevny - Bisnis.com 10 Oktober 2013  |  12:26 WIB
PTPN X Manfaatkan Ampas Tebu dari Pabrik Gula untuk Bioethanol
Bagikan

Bisnis.com, SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara X (Persero) akan melakukan diversifikasi di bidang produksi bioethanol berbahan baku ampas tebu dari 11 pabrik gula milik BUMN itu yang berkisar 300.000--500.000 ton per tahun.

Direktur Utama PTPN X Subiyono mengatakan BUMN tersebut selama ini menghasilkan ampas tebu rata-rata 1,8 juta ton per tahun, di antaranya 1,3 – 1,5 juta ton dimanfaatkan untuk substitusi bahan bakar minyak (BBM).

Menurut dia, penggunaan ampas tebu untuk bahan bakar berdampak positif terhadap penurunan biaya BBM menjadi hanya Rp4 miliar pada 2012, padahal sebelumnya mencapai Rp130 miliar pada 2007.

“Ampas tebu juga berpotensi diproses menjadi bioethanol, makanya kami memanfaatkan sisa proses pabrik gula itu untuk bahan bakar alternatif.   Masih ada 300.000 – 500.000 ton ampas yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya, Kamis (10/10 2013).

Subiyono menambahkan pihaknya telah membentuk tim khusus pengembangan bioethanol berbahan baku ampas tebu, termasuk mengkaji pendirian pabriknya.

PTPN X telah mengoperasikan pabrik bioetanol berbahan baku tetes tebu berkapasitas 330.000 kilo liter per tahun, yang terintegrasi dengan Pabrik Gula Gempolkrep di Mojokerto, Jatim. Pabrik yang dibangun pada 2011 dengan dana investasi Rp467,79 miliar itu kini mulai berproduksi.

Menurut Subiyono, untuk memproses satu liter bioetanol membutuhkan lima kilogram ampas dengan harga sekitar Rp1.000, sedangkan pengembangan bioethanol berbahan baku tetes tebu lebih mahal, karena per kilogram bioethanol butuh empat kilogram tetes seharga Rp4.000.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpn x pabrik gula bioethanol ampas tebu
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top