Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalan Lingkar Sedayu Semarang Perlu Dikebut

Bisnis.com, SEMARANG – Perbaikan jalan lingkar Sedayu Kota Semarang diharapkan segera selesai mengingat proyek sudah berlangsung sejak tahun 2012.
Pamuji Tri Nastiti
Pamuji Tri Nastiti - Bisnis.com 10 Oktober 2013  |  16:52 WIB
Jalan Lingkar Sedayu Semarang Perlu Dikebut
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG – Perbaikan jalan lingkar Sedayu Kota Semarang diharapkan segera selesai mengingat proyek sudah berlangsung sejak tahun 2012.

Plt. Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengupayakan tahun depan proyek jalan lingkar itu selesai dan segera dimanfaatkan dengan baik.

“Warga Banget Ayu Wetan tidak akan mengalami kesulitan sarana karena akses terputus, tetapi harus ada partisipasi dari warga, sehingga percepatan pembangunan akan tercapai bila warga juga ikut nyengkuyung bersama,” katanya, Kamis (10/10/2013).

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan setempat, Samsun mengatakan wilayah Banget Ayu Kulon ditempati kurang lebih 10.401 ribu jiwa warga membutuhkan akses jalan karena sebagian besar matapencaharian warga di sektor industri di luar wilayah tinggal mereka.

“Banyak warga butuh segera memanfaatkan lingkar Sedayu karena untuk akses kerja ke sentra industri kecil di Kaligawe, Lingkungan Industri Kecil salah satunya pabrik Jamu Nyonya Meneer,” ujar dia.

Keberadaan jalan lingkar Sedayu menurutnya merupakan jalan utama di Banget Ayu Wetan dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur semarang hendrar prihadi jalan lingkar sedayu lik genuk
Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top