Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Pasok 43% Mutiara Dunia

Bisnis.com, JAKARTA--Hingga kini Indonesia masih menjadi produsen South Sea Pearl atau Mutiara Laut Selatan terbesar di dunia dengan memasok 43% kebutuhan dunia.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 08 September 2013  |  14:23 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Hingga kini Indonesia masih menjadi produsen South Sea Pearl atau Mutiara Laut Selatan terbesar di dunia dengan memasok 43% kebutuhan dunia.

Namun nilai perdagangan Indonesia menempati urutan ke-9 dunia dengan nilai ekspor US$29.4 juta atau 2,07% dari total nilai ekspor mutiara di dunia yang mencapai US$1.4 miliar.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sharif C. Sutardjo, nilai perdagangan Indonesia masih di bawah Hong Kong, China, Jepang, Australia, Tahiti, AS, Swiss dan Inggris.

"Adapun negara tujuan ekspor mutiara Indonesia adalah Jepang, Hong Kong, Australia, Korea Selatan, Thailand, Swiss, India, Selandia Baru dan Prancis," ujarnya pada acara Pre Launching program Indonesian South Sea Pearls Book, tulis Antara, Minggu (8/9/2013).

Sharif menegaskan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) optimis dapat meningkatkan nilai ekspor mutiara, mengingat Indonesia memiliki dan menguasai faktor-faktor pendukung seperti areal budidaya, tenaga kerja, peralatan pendukung dan teknologi.

Untuk merealisasikan target tersebut, KKP melakukan 6 (enam) dukungan. Pertama, pembangunan Broodstock Center kekerangan di Karang Asem, Bali.

Kedua, membentuk Direktorat Pengembangan Produk Nonkonsumsi di bawah Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP.

Ketiga, membentuk Sub Komisi Mutiara Indonesia pada Komisi Hasil Perikanan di bawah koordinasi Ditjen P2HP.

Keempat, mendorong terbitnya Standar Nasional Indonesia (SNI) mutiara yang sekarang telah terbit (SNI 4989:2011). Terbitnya SNI mutiara (SNI 4989:2011).

Kelima, KKP bekerjasama dengan ASBUMI setiap tahun menyelenggarakan Indonesia Pearls Festival sebagai salah satu media meningkatkan kualitas, kuantitas, serta pemasaran mutiara di pasar domestik maupun internasional.

"Untuk melindungi produsen mutiara Indonesia, KKP telah mengeluarkan Peraturan Menteri KP No. 8 tahun 2013 tentang Pengendalian Mutu Mutiara yang Masuk ke Dalam Wilayah Negara RI," jelasnya. (ra)

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kkp mutiara sharif sutardjo

Sumber : Newswire

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top