Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANDARA A.YANI: Kerjasama TNI AD dengan Angkasa Pura Segera Terlaksana

BISNIS.COM, SEMARANG – Kementerian Perhubungan akan mendorong segera terlaksananya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara TNI AD dengan Angkasa Pura I terkait pengelolaan asetnya, sehingga pengerjaan pengembangan Bandara Ahmad Yani
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 22 Mei 2013  |  21:52 WIB

BISNIS.COM, SEMARANG – Kementerian Perhubungan akan mendorong segera terlaksananya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara TNI AD dengan Angkasa Pura I terkait pengelolaan asetnya, sehingga pengerjaan pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang dapat segera dikebut seiring makin tingginya jumlah penumpang.

Menteri Perhubungan E.E.Mangindaan mengatakan saat ini kelanjutan proyek pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang memang masih sedikit terkendala   belum ditandatanganinya PKS antara TNI AD dengan Agkasa Pura I berisi besaran kompensasi yang didapatkan TNI AD saat asetnya dikelola oleh PT Angkasa Pura I. 

“Untuk proses pemadatan lahan sudah dilakukan dan sedang progres sesuai masterplan yang telah disiapkan, namun memang masih kurang faktor belum ditandatanganinya PKS antar TNI AD dan Angkasa Pura I itu,” tuturnya, saat Inspeksi di Semarang, Rabu (22/5/2013).

Pihaknya segera membicarakan dengan beberapa pihak terkait itu, termasuk Menteri Keuangan terkait perjanjian PKS tersebut guna mengejar pembanguanan fisik yang dikebut sesuai jadwal, apalagi ditengah kondisi jumlah penumpang yang cenderung semakin meningkat.

“Harapannya sebelum akhir tahun ini PKS-nya sudah jelas semua sehingga pengerjaan pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang dapat segera tersealisasi. Kami sifatnya mendorong agar lebih cepat selesai,” tuturnya.

Menurutnya dengan segera dilanjutkannnya progres pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang, maka pertumbuhan jumlah penumpang yang saat ini sudah meningkat mencapai sekitar 2,4 juta, dapat beriringan teratasi juga.

Namun demikian, proyek yang diperkirakan menelan investasi dari Pemkot Semarang, Pemprov Jateng, Pemerintah Pusat serta Angkasa Pura I hingga mencapai total sekitar Rp1,1 trilun tersebut dipastikan akan 2015, meskipun pada awalnya diharapkan selesai tahun ini.

General Affair and Communication Section Head PT Angkasa Pura I, Anom Fitranggono mengatakan saat ini perjanjan kerja (pks) sama antara TNI AD dengan Angkasa Pura sudah selesai dalam penyusunan besaran kompensasi yang didapatkan, tinggal menunggu waktu yang tepat antar kedua pimpinan itu untuk dapat ditandatangani. 

Dia mengatakan total lahan milik TNI AD yang akan dikerjasamakan dengan Angkasa Pura I tersebut mencapai sekitar 89 hektare (ha), yakni dari awalnya 67 ha ditambah 22 ha.

“Harapan segera dilanjutkannya proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang sudah dinantikan banyak pihak, termasuk para maskapai penerbangan, karena perusahaan kesulitan membuka rute baru dengan alasan keterbatasan apron pesawat,” tuturnya. 

Menurutnya, sesuai rencana induk pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang akan dilakukan penambahan 10 exit taxiway & paralel taxiway, pembangunan terminal baru di sisi utara runway (landasan), pembuatan parkir di sisi utara landasan, dan perluasan apron (tempat parkir pesawat). 

“Luas apron yang saat ini 29.032 m2 hanya mampu menampung 6 pesawat berbadan besar, akan diperluas menjadi 63.000 m2, luas terminal saat ini 6.708 m2 akan diperluas menjadi 26.000 m2 sehingga mampu menampung lebih banyak penumpang,” ujarnya. (dot)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenhub angkasa pura tni ad dorong penandatanganan naskah kerjasama bandara a yani
Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top