Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANTUAN LANGSUNG TUNAI Dinilai Sebagai Pencitraan Politis

BISNIS.COM, JAKARTA-- Pemberian bantuan langsung tunai (BLT) oleh pemerintah dinilai sebagai solusi yang hanya mementingkan pencitraan saja.
Hedwi Prihatmoko
Hedwi Prihatmoko - Bisnis.com 14 April 2013  |  20:43 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA-- Pemberian bantuan langsung tunai (BLT) oleh pemerintah dinilai sebagai solusi yang hanya mementingkan pencitraan saja.

Harry Azhar Azis, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, mengatakan solusi BLT hanya bersifat sementara dan rawan permainan politik. Apalagi, tahun ini sudah mulai memasuki tahun politik menjelang momen pemilihan umum.

 “Isunya di pemerintah itu bukan di kenaikan harga, tetapi pemberian BLT yang membutuhkan persetujuan DPR. Ini [pemberian BLT] kan tidak dibahas di UU APBN 2013,” katanya kepada Bisnis, Minggu (14/4).

Menurutnya, pemberian BLT mengindikasikan perencanaan pemerintah yang kurang matang dalam mengelola dampak kebijakan pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Lebih lanjut, politisi dari Partai Golkar ini mengingatkan pemerintah agar tidak berlama-lama membahas kebijakan BBM bersubsidi dan segera membuat keputusan. Harry mengungkapkan setiap penundaan keputusan akan mengancam kemampuan fiskal APBN 2013. Selain itu, dampak dari keputusan yang diambil pemerintah juga menjadi semakin tidak efektif.

Dia berpendapat pemerintah masih memiliki waktu sampai sebelum pembahasan APBN-P 2013 untuk segera memutuskan kebijakan terkait pengendalian BBM bersubsidi karena pemerintah memiliki kuasa penuh dalam pengambilan keputusannya, sesuai UU APBN 2013.

Saat memasuki pembahasan APBN-P 2013, tutur Harry, kewenangan pemerintah akan banyak dipengaruhi oleh kepentingan politis di dalam pembahasannya di DPR.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top