Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IFC Dukung Penerapan Green Building di Indonesia

BISNIS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menggandeng International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok dari World Bank, untuk mendukung penerapan peraturan bangunan hijau (green building) yang diberlakukan pada 23 April mendatang."Dalam penerapan
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 12 April 2013  |  20:11 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia menggandeng International Finance Corporation (IFC), anggota kelompok dari World Bank, untuk mendukung penerapan peraturan bangunan hijau (green building) yang diberlakukan pada 23 April mendatang.

"Dalam penerapan peraturan bangunan hijau kami memberikan jasa pendampingan teknis kepada Pemerintah Indonesia dalam membangun instrumen yang memenuhi persyaratan efisiensi energi dan air bagi bangunan komersil atau bertingkat tinggi di beberapa kota," ujar Country Manager IFC Sarvesh Suri, Jumat (12/4).

Dia menjelaskan saat ini banyak masalah energi dan air di dunia, dan harus melakukan perubahan dengan mengurangi efek gas rumah kaca, yakni melalui green building.

Selama ini, kata Sarvesh, Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan IFC untuk merumuskan peraturan bangunan gedung hijau. IFC telah mengumpulkan data dasar untuk memastikan perumusan regulasi, menganalisis dampak potensial dari peraturan (potensi pengurangan energi, manfaat lingkungan sosial, dampak biaya, kesiapan pasar, dan kemudahan pelaksanaan).

"IFC juga memfasilitasi mekanismenya pendanaan jangka panjang untuk proyek bangunan yang membuat konsep hijau," imbuhnya.

IFC tidak hanya bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, tetapi juga menjalankan program bangunan Edna hijau di kawasan Asia Timur dan Pasifik, Asia Selatan dan Amerika Latin.

Kerjasama dan dukungan investasi tersebut dilakukan bagi para pemilik gedung dan pengembang properti, produsen dan pemasok material bangunan, perusahaan layanan energi, lembaga keuangan serta pembuat kebijakan.

Peraturan tentang bangunan hijau pada Pergub No.38 tahuun 2012 yang akan diberlakukan pada 23 April mendatang di Jakarta tersebut merupakan salah satu bentuk pencapaian pemerintah untuk berpartsipasi mengurangi emisi karbon.

Indonesia merupakan negara keempat di dunia yang paling padat penduduknya dan salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia. Sektor bangunan di Indonesia adalah konsumen energi terbesar ketiga setelah sektor industri dan transportasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gedung ifc greenbuilding bangunanhijau

Sumber : Peni Widarti

Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top