Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LIBUR NATAL & TAHUN BARU: Antre 6 Jam di Pelabuhan Gilimanuk

NEGARA--Ribuan kendaraan bermotor antre ber-jam-jam di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menunggu giliran menyeberang ke Jawa.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 30 Desember 2012  |  06:27 WIB

NEGARA--Ribuan kendaraan bermotor antre ber-jam-jam di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menunggu giliran menyeberang ke Jawa.

Hal yang sama terjadi di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timur, antrean panjang kendaraan menanti masuk ke Bali.

Hartatik, seorang penumpang bus Safari Dharma Raya yang tiba di Gilimanuk sekitar pukul 00.00 Minggu (30/12/2012) dini hari, baru bisa menyeberang pukul 06.00 pagi.

"Setelah sampai di Ketapang pun tidak bisa langsung jalan karena lalu lintas terhenti akibat kecelakaan lalu lintas di depan bus kami," katanya, Minggu (30/12/2012).

Bus yang dia tumpangi sebenarnya dijadwalkan berangkat pukul 15.00 dari Terminal Ubung Denpasar, tapi ditunda hingga pukul 20.00 karena menunggu kedatangan bus dari Jawa.

Bus Safari Dharma Raya yang akan mengangkut penumpang dari Denpasar, datang terlambat karena juga mengalami antrean panjang berjam-jam di pelabuhan Ketapang, Jawa timur, ketika akan masuk Bali.

Penundaan keberangkatan ini sempat membuat panik penumpang yang akan pulang ke Jawa. Penumpang empat bus Safari (bus kode C, D, E dan F) yang akan ke Yogyakarta telantar sekitar 5 jam di Terminal Ubung.

"Keberangkatan ditunda karena cuaca buruk sehingga penyeberangan Gilimanuk-Ketapang buka-tutup." Begitulah alasan yang disampaikan seorang petugas bus Safari di pos terminal itu.

Seperti diberitakan Antara, antrean di Pelabuhan Gilimanuk terjadi sejak Jumat (28/12/2012). Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk Wahyudi Susianto mengatakan banyaknya bus antarkota antarprovinsi (Akap) dan kendaraan pribadi yang akan berlibur ke Jawa membuat antrean panjang.

"Namun sampai pukul 04.00 Wita, seluruh kendaraan, baik bus maupun mobil pribadi sudah dapat diseberangkan ke Ketapang," katanya.

Selain bus Akap, kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk juga disebabkan banyaknya bus pariwisata dari Jawa atau dari Bali yang hendak ke Jawa.

Semantara itu, sejak Jumat (28/12) malam hingga Sabtu siang, cuaca di Selat Bali cukup kondusif. Pelabuhan penyeberangan itu sempat ditutup selama satu jam pada Jumat sore akibat tiupan angin kencang.

"Cuaca sampai saat ini juga cukup bagus sehingga kami tidak perlu menutup sementara pelayaran seperti hari sebelumnya. Mudah-mudahan cuaca akan seperti ini terus," ujarnya.

Sebelumnya Wahyudi mengatakan, untuk melayari rute pelayaran di Selat Bali saat arus balik wisatawan domestik, pihaknya mengoperasikan 30 unit kapal.

Namun karena terbatasnya dermaga di pelabuhan penyeberangan itu, maka kapal harus antre cukup lama untuk bersandar.

"Kalau melihat perkembangan volume kendaraan yang menyeberang melalui Selat Bali, sudah sewajarnya ada tambahan dermaga di Ketapang dan Gilimanuk," kata Wahyudi.

Pihak PT ASDP Indonesia Ferry dan Polsek Kawasan Laut Gilimanuk memprediksi bahwa puncak arus balik wisatawan domestik akan terjadi pada 1-2 Januari 2013.(Antara/ems)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Muhammad Khamdi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top