Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JEMBATAN MERAH PUTIH bakal Beroperasi Desember 2014

AMBON--Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan operasional jembatan Merah-Putih sepanjang 1.060 meter di Ambon terealisasi pada Desember 2014, menyusul upaya percepatan yang dilakukan saat ini.
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  12:35 WIB

AMBON--Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan operasional jembatan Merah-Putih sepanjang 1.060 meter di Ambon terealisasi pada Desember 2014, menyusul upaya percepatan yang dilakukan saat ini.

Kepala Satker Jembatan Merah Putih Chris Lasmono mengatakan saat ini progres pembangunan fisik proyek telah mencapai 70% pada bagian jembatan pendekat arah Galala dan Pokko.

Adapun, agian bentang tengah masih 10%, pasalnya rencana pembangunan bentang tengah baru akan dialokasikan dalam anggaran tahun depan, dan kompleksitas pembangunannya juga lebih tinggi.

Menurutnya, salah satu kendala dalam proses pembangunan proyek itu yakni 100% bahan material dibeli dari luar Pulau Maluku, sehingga membutuhkan waktu untuk mendatangkannya.

"Kami masih memesan dari Pulau Jawa untuk bahan baku, sedangkan semen dari Makassar, supplier lokal tidak mampu memenuhi jumlah permintaan kami," katanya.

Meski demikian dia optimistis target tersebut dapat direalisasikan terutama karena proyek tersebut, menjadi proyek prioritas pemerintah daerah Maluku dan Kementerian PU.

Apalagi, katanya, pembangunan jembatan itu sudah dilakukan sejak Juli 2011 lalu, pada bagian pendekat arah Galala dan Pokka. Untuk bagian bentang tengah kontraknya dimulai pada Juli 2012 dengan masa kontrak selama 870 hari.

Pembagian pembangunan jembatan dilakukan karena terdiri dari bentang pendekat dan bentang tengah. Konstruksi bangunan juga akam memiliki dua jalur ke arah Pokka dan Galala, yang masih-masing jalur terdiri dari dua lajur mobil dan satu lajur motor.

Kebutuhan anggarannya sendiri diperkirakan mencapai Rp674,6 miliar. Untuk pengalokasian anggaran proyek dibagi menjadi tiga tahap, yakni 2011 sebesar Rp99,975 miliar, tahun ini Rp115 miliar, dan sisanya sebesar Rp34,63 miliar tahun depan. Sedangkan untuk anggaran pembebasan lahan dialokasikan Rp15 miliar yang bersumber dari dana APBN dan APBD.

Konstruksi dilakukan oleh  PT Wijaya Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan dan WIKA KSO yang rmemenangkan proyek pada tahun 2011 lalu.

Jembatan Merah Putih dibangun sepanjang 1.060 meter, dengan terdiri dari jembatan pendekat ke arah Galala sepanjang 440 meter, pendekat ke arah Poka 320 meter, dan bentang tengah 300 meter.

Jembatan sepanjang 1,06 kilometer (km) ini akan menghubungkan dua desa yaitu Desa Desa Pokka dan Desa Galala yang dipisahkan oleh Teluk Ambon.

Tujuan pembangunan jembatan, yakni untuk mempercepat jarak tempuh ke pintu keluar Bandara Pattimura, serta kawasan Jazirah Leihitu kabupaten Maluku Tengah. Tujuannya, untuk mengurangi biaya operasi kendaraan, dan menunjang pengembangan kawasan Telaga Kodok, Rumah Tiga dan Hative Besar sebagai kawasan pertumbuhan baru.

Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menunjang pengembanfan fungsi kawasan Poka sebagai kawasan pendidikan dan permukiman. (spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top