INDUSTRI HULU MIGAS: Transaksi pembayaran capai Rp220 triliun

News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  08:39 WIB
JAKARTA: Satuan Kerja Sementara Pelaksana Usaha Hulu Migas (SKSP MIgas) mencatat nilai transaksi pembayaran pengadaan industri hulu migas melalui perbankan nasional mencapai US$22,15 miliar atau Rp220 triliun. 
 
Deputi Umum SKSP Migas Gerhard M Rumeser mengatakan selain komponen lokal, pada akhir 2008, industri hulu migas juga mewajibkan penggunaan jasa perbankan nasional dalam transaksi pengadaan barang dan jasa. 
 
Sejak kebijakan tersebut diberlakukan, nilai transaksi pembayaran pengadaan melalui perbankan nasional terus meningkat setiap tahunnya. 
 
Pada 2009, tercatat transaksi sebesar US$3,97 miliar. Sepanjang 2012, hingga November tercatat US$7,21 miliar. 
 
Secara total, mulai 2009 hingga November 2012, perbankan nasional sudah menangani transaksi pengadaan hulu migas sebesar US$ 22,15 miliar atau sekitar Rp220 triliun. 
 
Pemanfaatan perbankan nasional juga dilakukan melalui kewajiban kontraktor menyimpan dana cadangan untuk pemulihan kondisi lapangan setelah operasi (dana Abandonment and Site Restoration/ASR). 
 
Penambahan dana ASR yang disimpan di Bank BUMN tahun 2012 mencapai US$69 juta, meningkat dibanding tahun 2011 yang sebesar US$65 juta. 
 
Secara total, dana yang disimpan di perbankan nasional per 30 November 2012 mencapai US$301 juta.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Riendy Astria

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top