EKSPOR TIMAH: Pembatasan tak akan hambat pengapalan

JAKARTA – PT Timah Tbk meyakini aturan pembatasan ekspor timah yang baru tak akan mengganjal pengapalan produk ke sejumlah negara tujuan ekspor.Pemerintah melalui Permendag No 78/2012 tentang Ketentuan Ekspor hanya memperbolehkan ekspor timah batangan
Siti Harianti Manurung | 21 Desember 2012 02:45 WIB

JAKARTA – PT Timah Tbk meyakini aturan pembatasan ekspor timah yang baru tak akan mengganjal pengapalan produk ke sejumlah negara tujuan ekspor.Pemerintah melalui Permendag No 78/2012 tentang Ketentuan Ekspor hanya memperbolehkan ekspor timah batangan dengan kadar stannum (Sn) minimal 99,9% dan unsur pengotor maksimal 0,1% mulai Juli 2013.Aturan sebelumnya yang tertuang dalam Permendag No 4/2007 membatasi pengapalan timah batangan dengan kadar Sn paling sedikit 99,85%.Corporate Secretary PT Timah Tbk Agung Nugroho mengatakan pihaknya tak khawatir dengan kebijakan itu karena sudah memproduksi timah dengan kadar Sn di atas 99,85% sejak 2011.Dengan demikian, perusahaan pelat merah itu praktis hanya memproduksi timah dengan kadar Sn 99,9%; 99,92%; dan 99,99% dengan porsi masing-masing 65%, 30% dan 5% dari total produksi berkisar 30.000-45.000 ton per tahun.Dari total produksi sebanyak itu, 95% di antaranya diekspor, sedangkan 5% sisanya dipasarkan di dalam negeri.“Perubahan ini sudah kami antisipasi jauh sebelumnya. Terakhir kali memproduksi yang 99,85% itu Desember 2010. Jadi, kalau pun ada perubahan, kami sudah sangat siap, bahkan sejak dulu,” katanya di Jakarta, Kamis (20/12).PT Timah juga tidak mencemaskan pembatasan ekspor hanya pada timah solder dengan kadar Sn paling sedikit 63%, timbal (Pb) maksimal 35% dan pengotor maksimal 2% mulai Januari 2013. Semula, ketentuan ini tak diatur dalam regulasi lawas.BUMN itu mengaku sudah memproduksi timah solder bebas timbal (lead free) sejalan dengan permintaan konsumen di pasar global. Timah solder yang diproduksi mengandung Sn hampir 100%.“Pasar timah dengan kadar Pb tinggi shrinking (menyusut) dan lead free-nya booming, makanya kami men-set up pabrik seperti itu. Jadi artinya, untuk aturan yang timah solder pun, kami nggak ada masalah,” ujarnya. (08/Bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup