Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONDOMINIUM: Jakarta Miliki 57.318 unit Kondominium Baru

JAKARTA—Sebanyak 57.318 unit kondominium baru diprediksi diluncurkan ke pasar Jakarta dan sekitarnya pada 2013, yang akan membuat pasar semakin kompetitif.
Anggriawan Sugianto
Anggriawan Sugianto - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  18:59 WIB

JAKARTA—Sebanyak 57.318 unit kondominium baru diprediksi diluncurkan ke pasar Jakarta dan sekitarnya pada 2013, yang akan membuat pasar semakin kompetitif.

Arief Rahardjo, Head of Research&Advisory Cushman&Wakefield Indonesia, mengatakan aktivitas penjualan kondominium di sekitar Jakarta akan terus naik karena permintaan dari investor maupun end user masih cukup tinggi.

"Saat ini, banyak developer yang menawarkan pemesanan unit saat pre launching, yang mendorong konsumen untuk membeli dengan jumlah banyak. Tahun depan, strategi penjualan yang lebih kreatif akan banyak ditawarkan, sebab pembeli makin selektif," ujarnya hari ini, Senin  (17/12/2012).

Data dari hasil riset Cushman&Wakefield Indonesia merinci, suplai kumulatif kondominium atau apartemen strata title yang telah terbangun di Jakarta dan sekitarnya mencapai 105.793 unit, dimana 40.255 unit diantaranya masuk pada 2012.

Tahun depan, kondominium yang selesai dibangun diperkirakan 28.143 unit. Berdasarkan lokasi persebarannya, mayoritas kondominium terbangun berada di wilayah sekunder dengan total sekitar 73.231 unit, sementara kawasan CBD berkontribusi sebanyak 22,3% dan kawasan primer sebanyak 8,5%.

Untuk apartemen mendatang, 87,2% proyek berlokasi di area sekunder, sementara area CBD dan primer masing-masing mewakili 6,0% dan 6,8%.

Mayoritas kondominium terbangun berada di wilayah Jakarta Selatan dengan persentase 31,8% dari total proyek, diikuti Jakarta Utara dengan 22,5%.

Pada proyek mendatang, Tangerang mendominasi persebaran dengan komposisi 21,2% diikuti oleh Jakarta Selatan  yakni 19,6%. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top