Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PEMBANGUNAN PERUMAHAN: Kontrak PP Melebihi Target 2012

JAKARTA--PT Pembangunan Perumahan /PT PP (Persero) hingga pertengahan November 2012 memperoleh kontrak senilai Rp17,7 triliun. Pencapaian ini melebihi target 2012 yang ditetapkan sebesar Rp16,8 triliun.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  18:32 WIB

JAKARTA--PT Pembangunan Perumahan /PT PP (Persero) hingga pertengahan November 2012 memperoleh kontrak senilai Rp17,7 triliun. Pencapaian ini melebihi target 2012 yang ditetapkan sebesar Rp16,8 triliun.

Perseroan memperkirakan hingga akhir Desember bakal meraih kontrak senilai Rp18 triliun. "Kontrak yang diperoleh sampai dengan November Rp17,7 triliun. Ini sudah melebihi target 2012 sebesar Rp16,8 triliun," papar Sekretaris Perusahaan PT PP, Betty Ariana yang dihubungi Bisnis (17/12/2012).

Betty menjelaskan raihan kontrak itu didominasi oleh sektor pembangunan pelabuhan dan pembangunan gedung.

Salah satu proyek besar yang akan digarap oleh perseroan berasal dari PT Pelindo II yaitu pembangunan terminal New Priok senilai Rp8,2 triliun. Proyek itu mulai dikerjakan pada September 2012 dan diperkirakan rampung dalam waktu 50 bulan ke depan atau lebih dari 4 tahun.

Betty mengungkapkan pihaknya optimistis hingga akhir Desember, perseroan mampu memperoleh kontrak mencapai Rp18 triliun.

"Sampai dengan Desember 2012, perolehan kontrak diperkirakan akan mencapai Rp18 triliun" ungkap Betty.

Beberapa proyek besar yang didapatkan perseroan antara lain proyek PLTM Huta Dolok & Naga Timbul, KPP Sudirman Jakarta, Proyek Silo Banyuwangi. Proyek besar lainnya yang diperoleh sebelum November 2012 antara lain AP II Kualanamu, Educity Apartment di Surabaya, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Muara Labuh–Jambi dan proyek EPC Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 100 MW di Duri Pekanbaru, Riau.

Untuk bidang properti, Betty menjelaskan perseroan mengembangkan commercial (shopping mall, trade center, dan kantor), residential (apartemen dan perumahan), hospitality (hotel) dengan mengutamakan pemberdayaan aset (lahan) yang telah dimiliki serta melakukan sinergi antar BUMN.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Thomas Mola

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top