Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

EKSPANSI SAWIT: Terganjal Pengadaan Lahan

JAKARTA--Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menilai pengadaan  lahan menjadi masalah berat bagi ekspansi perkebunan  sawit."Masalah lahan memberatkan usaha  sawit  di tengah persoalan ketidakjelasan harga,"
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 Desember 2012  |  13:28 WIB

JAKARTA--Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menilai pengadaan  lahan menjadi masalah berat bagi ekspansi perkebunan  sawit."Masalah lahan memberatkan usaha  sawit  di tengah persoalan ketidakjelasan harga," kata Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (15/12).Dia menjelasakan sebagai perbandingan tahun lalu ekspansi lahan sawit baru dari perusahaan swasta hanya sebesar 285.000 ha. Padahal sekitar tujuh tahun lalu, perusahaan swasta di Indonesia pernah membukukan rekor pembukaan lahan hingga 600.000 ha dalam setahun."Selama ini masalah tumpang tindih lahan juga menjadi masalah yang cukup signifikan," katanya.Dari aktivitas perluasan lahan sawit 500 .000  ha pertahun, kini baru 125.000 ha yang dikembangkan.Pemerintah mencanangkan revitalisasi kelapa sawit yang kini lahannya mencapai 9 juta ha dan sekitar 50 persennya dikelola petani atau sekitar 4,5 juta ha.Menurut Joko, persoalan lahan menjadi semakin rumit , manakala pemerintah memoratorium pembukaan lahan sawit baru selama dua tahun terakhir.Pemerintah menunda pemberian izin pembukaan lahan melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 10/2011 jika industri sawit menggunakan hutan alam primer dan lahan gambut yang berada di hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi. (Antara/if)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top