SAWIT INDONESIA: Gapki Minta Pemerintah Benahi Pelabuhan Di Wilayah Timur

JAKARTA: Pengusaha sawit mendesak pemerintah segera membenahi infrastruktur di wilayah timur guna menekan inefisiensi biaya logistik sehingga produk tersebut lebih kompetitif di pasar global.Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko
Siti Harianti Manurung | 10 Desember 2012 21:59 WIB

JAKARTA: Pengusaha sawit mendesak pemerintah segera membenahi infrastruktur di wilayah timur guna menekan inefisiensi biaya logistik sehingga produk tersebut lebih kompetitif di pasar global.Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono mengatakan pengusaha selama ini hanya dapat mengekspor minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya melalui dua pelabuhan besar, yakni Dumai, Riau dan Belawan, Sumut.Selebihnya, pengapalan dilakukan melalui pelabuhan-pelabuhan kecil yang dibangun oleh pengusaha, tetapi kurang efisien.“Bayangkan, dari timur dibawa ke barat dan itu high cost. Harus ada pelabuhan-pelabuhan besar baru dan menurut kami, pemerintah yang harus bangun,” ungkapnya, Senin (10/12/2012).Joko menilai pemerintah belum cukup berpihak pada industri sawit dalam negeri, padahal kontribusi subsektor tersebut sangat besar terhadap penyerapan tenaga kerja yang mencapai 4 juta orang.Pangsa pasar CPO Indonesia mencapai 30% dari total ekspor dunia, belum lagi devisa yang dihasilkan hingga di atas US$10 miliar per tahun. (bas) 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup