INDUSTRI HOTEL-RESTORAN: PHRI perkirakan ada tambahan 10.000 kamar pada 2013

JAKARTA--- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memperkirakan akan ada penambahan 100.000 kamar hotel di Indonesia pada 2013."Anggota kami bertambah terus, kami perkirakan akan ada penambaan 50.000 sampai 100.000 kamar hotel mulai tahun
News Editor | 05 Desember 2012 02:01 WIB

JAKARTA--- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memperkirakan akan ada penambahan 100.000 kamar hotel di Indonesia pada 2013."Anggota kami bertambah terus, kami perkirakan akan ada penambaan 50.000 sampai 100.000 kamar hotel mulai tahun depan," kata Ketua Umum PHRI Yanti Sukamdani di Jakarta, Selasa (4/12/2012).Ia mengatakan hal itu menunjukkan semakin prospektifnya Indonesia sebagai negara tujuan investasi di bidang pariwisata.Pihaknya mencatat saat ini jumlah kamar hotel di Indonesia sebanyak 40.000 kamar dengan jumlah hotel 5.800-an untuk berbagai level yang tersebar di berbagai provinsi."Penambahan hotel-hotel baru banyak terjadi di Jakarta, Bali, Bandung, Balikpapan, dan beberapa tujuan wisata favorit lain," katanya.Ia memprediksikan, budget hotel akan meningkat permintaannya dalam beberapa waktu ke depan.Yanti mencontohkan, Grup Accor misalnya telah mengumumkan rencananya untuk membuat 100 hotel di Indonesia."Permintaan investasi di bidang perhotelan meningkat luar biasa, hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu," katanya.

Dari sisi pengunjung pihaknya mencatat, jumlah wisman naik 5%   dan wisnus meningkat 4% . Sementara tingkat hunian berkisar 55% hingga 65%.Pada akhir tahun ini diperkirakan tingkat hunian akan meningkat di mana Bali akan mencapai 90% dan Jakarta 70%.Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, rata-rata Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 20 provinsi di Indonesia pada Oktober 2012 sebesar 54,90%   atau mengalami kenaikan sebesar 0,03 poin dibandingkan dengan Oktober 2011 sebesar 54,87%.Berdasarkan provinsi, kenaikan TPK tertinggi terjadi di Lampung sebesar 14,01 poin, Kalimantan Barat 7,76 poin, dan Kalimantan Timur 6,33 poin.Sementara itu secara kumulatif, rata-rata TPK hotel bintang dari 20 provinsi pada Januari hingga Oktober 2012 sebesar 52,57%   atau mengalami kenaikan 0,05 poin dibandingkan Januari hingga Oktober 2011 sebesar 52,53%.

Berdasarkan provinsi, kenaikan TPK tertinggi terjadi di Kalimantan Barat sebesar 9,46 poin, Jawa Tengah sebesar 7,50 poin dan DI Yogyakarta sebesar 4,22 poin.(Antara/msb)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup