Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MERPATI NUSANTARA: Berharap kerja sama lagi dengan Garuda

JAKARTA: Maskapai Merpati Nusantara Airlines menargetkan kembali jalin kerjasama dengan maskapai Garuda Indonesia, yakni mengajukan diri sebagai maskapai feeder atau pengumpan juga untuk perawatan pesawat serta tenaga pilot."Kami akan perbaiki kerjasama
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 25 Mei 2012  |  21:46 WIB

JAKARTA: Maskapai Merpati Nusantara Airlines menargetkan kembali jalin kerjasama dengan maskapai Garuda Indonesia, yakni mengajukan diri sebagai maskapai feeder atau pengumpan juga untuk perawatan pesawat serta tenaga pilot."Kami akan perbaiki kerjasama dengan Garuda. Yang jelas kami tidak ingin bersaing dengan Garuda," kata Presiden Direktur Merpati Rudy Setyopurnomo saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat, 25 Mei 2012.Dia menambahkan Merpati alan menempatkan diri sebagai maskapai yang akan memperkuat penerbangan Garuda khususnya untuk melanjutkan rute-rute yang tidak diterbangi Garuda atau sebagai feeder (pengumpan)."Misalnya untuk penerbangan ke Raja Ampat, Papua, Garuda kan tidak ada penerbangan kesana. Nah, Merpati akan melanjutkan penerbangan kesana dengan membawa penumpang Garuda, atau bisa dikatakan sebagai feeder," tuturnya.Menurut Rudy, untuk rute-rute tertentu yang sudah diterbangi Garuda, seperti Jakarta-Denpasar, Merpati tetap terbangi karena Merpati mempunyai penerbangan lanjutan ke sejumlah rute dari Denpasar.Selain kerjasama dibidang rute penerbangan, imbuh Rudy, pohaknya juga akan bekerjasama dengan PT GMF Aero Asia, anak usaha Garuda yang menangani perawatan pesawat."Nantinya, order dari GMF yang tidak tertangani, akan dilimpahkan ke Merpati Maintenance Facility (MMF) yang ada di Surabaya, apalagi MMF kami sudah mendapat sertifikasi dari EASA (European Aviation Safety Association). Nantinya MMF akan lebih banyak menangani pesawat baling-baling, GMF tangani pesawat jet," tutur Rudy. (ra)

 

BACA JUGA:

FORMULA 1—Latihan 1 & 2 Belum Kuak Kekuatan Pebalap

Terkoreksi Lagi, IHSG Turun Di Bawah 3.900

Buyback Antam Turun Rp500/Gram, Harga Jual Stagnan Rp491.300—Rp530.500

Iran Mbulet Soal Nuklir, Minyak Kembali Ke Atas US$90

Kinerja Emiten Membaik, Stoxx Europe 600 Rebound

 

READ ALSO:

 Indonesia Stocks Slump 92.23 Points In Midday Break Session

PERTAMINA EP’s Output Reaches 130,000 Barrel

MARKET MOVING: Indonesian Export Continues To Weaken

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top