Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IMPOR DAGING: Asal Brasil masih sulit masuk

JAKARTA: Upaya keras pemerintah Brasil untuk dapat memasukkan daging sapi ke Indonesia sulit terealisasi karena terganjal regulasi soal kesehatan hewan yaitu aturan country based.
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 17 Mei 2012  |  17:54 WIB

JAKARTA: Upaya keras pemerintah Brasil untuk dapat memasukkan daging sapi ke Indonesia sulit terealisasi karena terganjal regulasi soal kesehatan hewan yaitu aturan country based.

Indonesia menganut kebijakan country based, yaitu daging sapi impor harus didatangkan dari negara yang terbebas seluruhnya dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sementara itu, Brasil belum terbebas dari penyakit mulut dan kuku.

 

Selain prinsip country based, ada prinsip lain yaitu zona based, yaitu daging sapi dapat diimpor dari negara yang masih terjangkit PMK, asalakan sapi impor itu berasal dari kawasan di negara itu yang sudah terbebas dari penyakit itu.Mahkamah Konstitusi telah mengabulkan permohonan uji materi UU No. 18/2009 tentang Kesehatan Hewan, yaitu kembali memberlakukan kebijakan country based pada Agustus 2010.Namun, pada tahun lalu Kementerian Pertanian sempat mengusulkan agar DPR merevisi UU No. 18/2009 tersebut, yaitu agar kebijakan impor daging sapi menganut zona based bukan country based.Hal itu untuk mengurangi ketergantungan dan dominasi daging sapi impor dari Australia. Namun, sampai saat ini, permintaan revisi aturan itu belum ada perkembangan lagi.Selama ini, impor daging sapi berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Ketiga negara itu sudah terbebas dari penyakit PMK.Untuk itu, pemerintah Brasil meminta Indonesia mengkaji kembali kebijakan importasi daging dan sapi, agar daging sapi asal negara itu dapat masuk ke Indonesia.Dalam UU 18/ Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan disebutkan, pemerintah hanya boleh mengimpor sapi dari negara yang sudah sepenuhnya dinyatakan bebas penyakit mulut dan kuku (PMK).Selama ini, Indonesia menerapkan sistem impor sapi hidup berdasarkan basis negara (country-based) bukan berdasarkan basis wilayah (zone-based).Duta Besar Brazil Paulo Alberto Soares mengatakan Indonesia perlu merubah aturan soal importasi daging sapi, karena ekspor daging dan sapi Brasil masih menghadapi kendala aturan tersebut."Kami berharap pemerintah Indonesia dapat meninjau aturan tersebut sehingga menerapkan konsep wilayah bukan negara," ujarnya saat Diskusi Hambatan Impor Daging Sapi Oleh Indonesia, Rabu 16 Mei 2012.Dia menuturkan Indonesia masih menganggap Brasil terjangkit penyakit mulut dan kuku. Soares mengakui negaranya belum terbebas 100% dari PMK, tetapi 90% wilayah di Brasil telah bebas penyakit tersebut. (ra)

 

BACA JUGA:

Dolar AS Keok Di Pasar Asia

HARGA EMAS Naik 1,93 Sen Dolar/Gram

EDITORIAL BISNIS: Kasus Korupsi Jangan Tertutup Karena Musibah Sukhoi

GAGALNYA LADY GAGA: Sold Out Dulu Baru Izin…?

BLACK BOX SUKHOI: Ini Rute Perjalanan Panjang Kotak Hitam Setelah Ditemukan

FINAL LIGA CHAMPIONS: Ujian Terberat DI MATTEO

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top