Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TARGET JORR W2 mundur tersendat soal lahan

JAKARTA: Penuntasan konstruksi ruas tol JORR W2 Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,8 km kembali molor menyusul pembebasan lahan yang mundur dari rencana April.Perlambatan pembebasan tanah ini diperkirakan karena belum diterbitkannya perpres UU 12 tahun
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  11:53 WIB

JAKARTA: Penuntasan konstruksi ruas tol JORR W2 Kebon Jeruk-Ulujami sepanjang 7,8 km kembali molor menyusul pembebasan lahan yang mundur dari rencana April.Perlambatan pembebasan tanah ini diperkirakan karena belum diterbitkannya perpres UU 12 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah.Dirut PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ), selaku pemegang konsesi ruas itu, Sonhaji S mengatakan target perusahaan konstruksi proyek dipastikan mundur dari rencana rampung pada Mei 2013."Targetnya Mei 2013 rampung, tapi melihat kondisi sekarang sulit direalisasikan. Kemungkinan kami akan minta tandatangan dan evaluasi ulang mengenai percepatan pembebasan tanah ini," ujarnya hari ini, Rabu, 9 Mei 2012.Menurutnya, dari rencana empat paket yang akan dikerjakan seksi satu hingga tiga masih terkendala masalah pembebasan lahan di beberapa titik. Paket tiga di Ulujami baru sedikit lahan yang terbebaskan, sehingga targetnya sulit terpenuhi.Dia menjelaskan sebelumnya mereka menargetkan lahan di Jakarta Selatan dan Barat tuntas Desember 2011, tetapi mundur April 2012. Realisasi hingga saat ini baru empat dari 190 bidang di Jaksel yang bebas.Kondisi serupa juga terjadi untuk ruas yang melintas di Jakarta Barat. Pada periode yang sama harusnya ada 20 bidang yang dibebaskan, ternyata hingga saat ini belum ada yang terbebaskan.Artinya, masih puluhan bidang lahan yang belum bebas, mulai dari seksi satu hingga empat. Rinciannya, seksi satu tersisa 17 bidang, seksi dua empat bidang dengan per bidang mencapai empat ha lebih. Di seksi empat, masih ada 150 bidang lebih tanah yang belum dibebaskan dan kini sedang dalam proses PTUN. (tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top