TAMBANG NEWMONT: Produksi emas Batu Hijau anjlok 76%

JAKARTA: Newmont Mining Corporation melaporkan produksi emas dan tembaga di tambang Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, masing-masing anjlok 76% dan 49% sepanjang kuartal I/2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Berdasarkan keterbukaan
Hery Trianto | 29 April 2012 09:33 WIB

JAKARTA: Newmont Mining Corporation melaporkan produksi emas dan tembaga di tambang Batu Hijau, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, masing-masing anjlok 76% dan 49% sepanjang kuartal I/2012 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Berdasarkan keterbukaan di situs resmi Newmont Mining Corp akhir pekan lalu, terungkap produksi emas pada periode 3 bulan pertama ini mencapai 11.000 ounce merosot 76% dari sebelumnya.Adapun produksi tembaga pada periode itu mencapai 21 juta pounds atau turun 49% dari sebelumnya."Penurunan kinerja karena pengaruh rendahnya produksi akibat pengolahan bahan baku atau material yang lebih rendah yang ditimbun sebagai limbah," tulis manajemen Newmont Mining Corp.Di sisi lain, biaya penjualan emas menjadi US$913 per ounce dan tembaga US$2,00 per pounds. Levelnya masing-masing naik 184% dan 108% dari periode yang sama tahun lalu seiring dengan rendahnya produksi, tingginya biaya pekerja, dan beban biaya diesel serta tingginya peningkatan biaya limbah.Secara keseluruhan, Newmont Mining Corp yang menggenggam mayoritas saham Newmont Nusa Tenggara ini mencatatkan laba bersih menjadi US$561 juta atau US$1,13 per saham, naik 9% dari US$514 juta atau US$1,04 per saham pada kuartal yang sama tahun lalu.Pendapatan konsolidasi Newmont Mining Corp pada periode tersebut mencapai US$2,7 miliar naik 9% dari periode yang sama tahun lalu.Selain tambang Batu Hijau, produksi Newmont Mining Corp ini juga dari kontribusi tambang di Nevada dan La Herradura (Amerika Utara), Yanacocha, La Zanza (Amerika Selatan), Boddington dan Batu Hijau (Asia Pasifik). (faa)

Tag :
Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top