BISNIS SDM: Jasa life coach kian dibutuhkan

JAKARTA: Melatih (coaching) menjadi bisnis jasa yang banyak diminati masyarakat untuk mengoptimalkan kemampuan diri dalam berbagai bidang terkait bisnis maupun kehidupan pribadi."Di Indonesia jasa life coach belum populer sementara di luar negeri
nurul | 28 April 2012 13:43 WIB

JAKARTA: Melatih (coaching) menjadi bisnis jasa yang banyak diminati masyarakat untuk mengoptimalkan kemampuan diri dalam berbagai bidang terkait bisnis maupun kehidupan pribadi."Di Indonesia jasa life coach belum populer sementara di luar negeri seperti Amerika Serikat yang sudah menjadi kebutuhan. Selain itu jasa ini memang relatif berbiaya tinggi sekitar Rp1,4 juta untuk 1,5 jam satu sesi pertemuan," kata Monica Kumalasari, International licensed therapist and coach, hari ini, Sabtu 28 April 2012.Menurut Monica, di Indonesia kebutuhan akan jasa life coach sangat tinggi, hanya saja masyarakat belum paham apa bedanya antara jasa konseling dengan life coach, karena pihaknya membantu klien untuk menolong diri sendiri dengan sumberdaya yang dimilikinya."Kalau memanfaatkan jasa seorang life coach maka klien harus punya komitmen atas apa yang ingin dicapainya sehingga jasa bisnis ini terukur dengan key performance indicator yang ingin dicapai antara pemberi jasa dan pengguna jasa,” kata life coach berlisensi dari Amerika ini.Bisnis coach, ujarnya, sangat tergantung dari keahlian dari life coach sebagai pemberi jasa untuk melatih klien mencapai potensi atau target hidupnya menjadi lebih baik dalam hal bisnis, rumahtangga, karir dan hal  lainnya yang ingin dicapai dengan sukses.Untuk itu dibutuhkan life coach berlisensi yang keahliannya diakui di dalam dan luar negri dan memiliki semua kompetensi menyeluruh dari aspek kehidupan pribadi, keluarga, karir, finansial.

 

Bahkan, kata Monica mereka yang memberikan coach untuk CEO atau para entrepreneur seharusnya juga sudah memiliki pengalaman memimpin perusahaan," kata wanita yang memiliki usaha trading dan powerplant ini. 

"Seorang coach utamanya menghancurkan dulu mental block yang menghambat hidup kliennya. Bisa dari rasa taakut, cemas, trauma, sikap ragu, tidak percaya diri dan aura negatif lainnya dari klien."Kalau mental block sudah hilang tinggal di latih mencapai hal-hal apa yang ingin dicapainya," kata Monica yang memberikan jasa konseling perkawinan, problem anak, trauma, phobia, manajemen stress hingga coaching untuk CEO dan entrepreneur. 

Untuk CEOArvan Pradiansyah, Managing Director Institute for Leaderhip dan Life Management mengatakan permintaan jasa life coach untuk CEO bahkan kini tinggi."Persaingan bisnis semakin ketat, kompleksitas masalah yang dihadapi seorang eksekutif juga  makin tinggi sehingga dibutuhkan orang ahli life coach  untuk membantu para pemegang kekuasaan itu  mengembangkan usaha dengan tepat," ungkapnya.Memakai jasa life coach itu paradigmanya harus diubah karena  membutuhkan coaching bukan berarti seperti orang yang harus masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan."Paradigmanya coaching adalah tempat kebugaran atau fitness center sehingga dengan berolahraga teratur orang terhindar dari penyakit," kata Arvan yang banyak melayani kegiatan coaching di berbagai perusahaan.Dalam memberikan coaching dia mengatakan ada empat hal yang menyebabkan orang bekerja yaitu karena uang, ingin punya relationship, ingin berkembang dan terakhir karena ingin melayani."Hidup itu berproses dan menuju kesempurnaan secara terus menerus. Kalau orang bekerja untuk alasan ingin melayani maka dia dapat mencapai kebahagian," kata Arvan. 

Kehidupan pribadi

Mereka yang membutuhkan jasa life coach adalah yang menyadari penuh untuk melakukan perbaikan di segala bidang bahkan life coach untuk meningkatkan keuangan pribadi juga kini banyak diberikan, kata Arvan.Life coach dibutuhkan mulai dari CEO hingga turunannya, hingga ke masalah yang sifatnya sangat pribadi seperti penurunan berat badan. 

Untuk itu Nunny Hersianna membuka jasa life coach bertema No Extra Kilogram, the body-mind programming."Ada kaitan yang erat antara mood dan food. Ada orang yang stress berat pelariannya ke makan akhirnya berat tubuhnya membengkak. Life coach akan menghancurkan mental blocknya lebih dulu, menemukenali masalah yang dihadapi dan memberikan solusi dengan komitmen yang ingin dicapai oleh si klien," kata Nunny.Mengapa jasa life coach makin dibutuhkan, kata Nunny, dari pengalaman nya menghadapi klien adalah tantangan hidup di era modern ini yang tinggi."Akhirnya seseorang hadir dalam kehidupan karena keterpaksaan atau dalam bahasa spiritualnya tidak mensyukuri nikmat atas apa yang telah dicapainya," ungkap Nunny.Pengalaman masa lalu yang tidak terpecahkan ditambah problem sekarang yang dihadapi membuat masalah yang dihadapi seseorang jadi menumpuk."Jadi kenali dulu diri sendiri, plus-minusnya, potensi atau berkah yang dimiliki. Klien yang datang kini karena stres sehingga mereka harus dilatih menemukan jalan keluarnya sendiri," tegas Nunny. (Bsi)

Tag :
Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top