SRIWIJAYA AIR: Pembukaan rute Malang-Banjarmasin belum siap

MALANG: Pembukaan rute Malang-Banjarmasin oleh Sriwijaya Air masih menuggu pemasangan instrument landing system (ILS) di Bandara Abd. Saleh karena slot time saat ini sudah habis.District Manager Sriwijaya Air Malang M. Yusrie mengatakan jika jam penerbangan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 24 April 2012  |  12:49 WIB

MALANG: Pembukaan rute Malang-Banjarmasin oleh Sriwijaya Air masih menuggu pemasangan instrument landing system (ILS) di Bandara Abd. Saleh karena slot time saat ini sudah habis.District Manager Sriwijaya Air Malang M. Yusrie mengatakan jika jam penerbangan terbatas pada pukul 07.00-17.00 maka slot time di Bandara Abd Saleh Malang sudah habis, telah dimanfaatkan empat maskapai penerbangan, yakni Batavia Air, Garuda, Sriwijaya Air, dan Wing Air untuk rute Malang-Jakarta-Malang dan Malang-Denpasar-Malang.“Karena itulah, kami menunggu dipasangnya ILS di Bandara Abd Saleh,” kata M. Yusrie di Malang, hari ini, Selasa 24 April 2012.Namun, dia meyakinkan bahwa penerbangan rute Malang-Banjarmasin-Malang itu telah masuk dalam program kerja 2012 maskapai tersebut.

Menurut Yusrie,  pihaknya telah melakukan survei tentang potensi penumpang rute Malang-Banjarmasin-Malang. Hasilnya bagus. Load factor-nya bisa mencapai 90% dari 90 seat.Nantinya penerbangan rute Malang-Banjarmasin-Malang menggunakan pesawat jet Embraer dari Brazil. Pesawat tersebut sudah ada dan siap dioperasikan.Sasaran penerbangan tersebut, pekerja di sektor kehutanan dan pertambangan di Kalimantan. Pekerja di sektor tersebut banyak yang berasal dari Malang. Mereka pulang ke pulang paling tidak setiap dua pekan sekali.Rencana awal, pembukaan rute Malang-Banjarmasin-Malang pada pertengahan 2012. Pertimbangannya, untuk melayani angkutan udara pada masa liburan panjang sekolah dan setelah itu angkutan Lebaran.Terkait dengan rencana dijadikannya Bandara Abd Saleh sebagai bandara internasional, kata dia, maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara tersebut antusias.Namun untuk melakukan rencana bisnis terkait dengan meningkatnya status Bandara Abd Saleh, kata dia, masih belum dilakukan. Maskapai penerbangan masih bersikap melihat dan menunggu.Intinya, jika permintaan pasar pada rute-rute tertentu cukup bagus, maka pembukaan jalur baru patut dipertimbangkan.Sebelumnya Gubernur Jatim Soekarwo mengusulkan ke Kementerian Perhubungan agar Bandara Abd Saleh ditingkatkan statusnya menjadi bandara internasional bersamaan terus meningkatnya pertumbuhan ekonomi di wilayah Malang dan sekitarnya.Prasarana penunjang Bandara Abd Saleh menjadi bandara internasional telah mencukupi, a.l diperpanjangnya landasan pacu menjadi 2.300 meter sehingga pesawat berbadan panjang bisa take off dan landing di bandara tersebut.Selain itu, bandara tersebut segera dipasang ILS. Kementerian Perhubungan telah setuju pada 2012 alat tersebut dipasang.Dengan dipasangnya ILS di Bandara Abd Saleh, maka penerbangan di bandara tersebut tidak dibatasi pada pukul 07.00-17.00, melainkan bisa kapan pun karena adanya peralatan tersebut. (ra)

 

>BACA JUGA

-Jokowi pesan ribuan kaos ke Bandung

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Choirul Anam

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top