RUMAH MASYARAKAT MISKIN: 3 Perusahaan swasta beri bantuan

JAKARTA: Pemerintah menggandeng tiga perusahaan swasta untuk mempercepat pembangunan perumahan swadaya dan renovasi rumah hampir 10.000 unit bagi masyarakat miskin.Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan untuk menanggulangi problematika kemiskinan
Diena Lestari
Diena Lestari - Bisnis.com 18 April 2012  |  21:44 WIB

JAKARTA: Pemerintah menggandeng tiga perusahaan swasta untuk mempercepat pembangunan perumahan swadaya dan renovasi rumah hampir 10.000 unit bagi masyarakat miskin.Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan untuk menanggulangi problematika kemiskinan perlu kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.Untuk itu, pemerintah menyambut baik perjanjian kerja sama di bidang penanganan rumah bagi masyarakat miskin bersama PT Newmont Nusa Tenggara, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, dan PT Freeport Indonesia untuk membangun dan merenovasi hampir 10.000 rumah bagi masyarakat miskin."Saat ini ada 13 juta masyarakat yang tidak punya rumah, dan 4 juta orang yang rumahnya tidak layak huni. Ini butuh sinergi public private people," ujarnya usai penandatanganan kesepakatan perjanjian kerjasama terkait pelaksanaan program kluster IV, Rabu, 18 April 2012.Menurut Hatta, keterlibatan swasta dapat menggalang dana bersama untuk mengakselerasi pengentasan kemiskinan. Dari perusahaan BUMN dan swasta tersebut, terkumpul dana sekitar Rp10 triliun untuk program penanganan rumah bagi masyarakat miskin.Dirut PT Bukit Asam (Persero) Tbk Milawarman mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membangun 750 rumah murah yang 60%-nya akan dibangun di Kabupaten Muara Enim sebagai wilayah operasi terbesar perusahaannya.Anggaran yang disediakan mencapai Rp2 miliar dari total dana CSR, bantuan sosial, dan bina lingkungan PTBA yang tahun ini dikalkulasi sebesar Rp218 miliar.Menpera Djan Faridz menuturkan PT Freeport Indonesia berkomitmen mengalokasikan dana CSR untuk membangun 5.000 rumah di daerah Papua yang nilainya Rp133 juta/unit.Sementara itu, PT Newmont Nusa Tenggara sepakat untuk kerja sama dengan pemerintah untuk membangun 3.884 unit rumah di Kabupaten Sumbawa Barat yang nilai kontribusinya mencapai Rp24,30 miliar, belum termasuk hibah Rp81 miliar pada 2012. (04/tw) 

 

>> BACA JUGA ARTIKEL LAINNYA:

+ HARGA EMAS berada di titik keseimbangan

+ Liga Champions: Di balik kekalahan REAL MADRID

+ SIAPA di belakang sepak terjang DAHLAN ISKAN?

+ Berita BISNIS INDONESIA hari ini: Akuisisi Bank Danamon TERGANJAL?

+ BURSA ASIA: NIKKEI tergelincir

+ Mau beli saham JAGUAR dan LAND ROVER?

+ Spanyol menyeret EURO terus terpuruk

+ REKOMENDASI: Mau beli SAHAM apa saja?

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top