EKSPANSI AIRBUS: Malaysia sudah pesan A400M

JAKARTA: Airbus Military mengklaim pesawat kargo A400M saat ini telah dipesan oleh angkatan udara dari 8 negara di seluruh dunia, termasuk Malaysia.Market Development Manager Airbus Military Raul Tena mengatakan 174 unit A400M telah dipesan oleh angkatan
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 18 April 2012  |  14:11 WIB

JAKARTA: Airbus Military mengklaim pesawat kargo A400M saat ini telah dipesan oleh angkatan udara dari 8 negara di seluruh dunia, termasuk Malaysia.Market Development Manager Airbus Military Raul Tena mengatakan 174 unit A400M telah dipesan oleh angkatan udara Perancis, Turki, Jerman, United Kingdom, Spanyol, Belgia, Luxemburg dan Malaysia.Dia mengatakan pesawat kargo tersebut merupakan pengembangan dari beberapa model pesawat sebelumnya seperti C-130, C-17 dan An-124.A400M memadukan kemampuan angkut, daya jelajah dan kemampuan mendarat di berbagai tipe landasan tipe-tipe pesawat tersebut.Pesawat tersebut mampu mengangkut hingga 30 ton muatan dan memiliki jarak tempuh maksimal hingga 8.700 kilometer."Bisa mengangkut muatan 2 kali lebih berat dari Hercules C-130 dalam jarak tempuh yang sama atau 2 kali lebih jauh dengan berat muatan yang sama," kata Raul, Rabu 18 April 2012.Dia menambahkan A400M juga mampu mendarat di landasan pasir atau rumput, dalam ketinggian dan cuaca ekstrim hingga berfungsi sebagai pesawat pengisi bahan bakar."Pesawat ini bisa mengangkut excavator hingga helikopter berat. Selain itu, juga bisa mendarat di landasan pendek yang berpermukaan lunak," kata Raul.Head of Media Relations Airbus Military Maggie Bergsmaa mengatakan kemampuan A400M mendarat dan tinggal landas di berbagai tipe landasan cocok dengan keadaan geografis Indonesia.Selain itu, dia mengatakan daya angkut dan kemampuan tempuh pesawat tersebut bisa memberikan efisiensi bagi TNI AU dalam misi pengangkutan udara untuk kepentingan tanggap bencana maupun militer."Tidak hanya dalam skala nasional. Daya tempuh A400M memberikan kemampuan Indonesia untuk menjalankan misi dalam skala regional," kata Maggie.Airbus Military adalah anak perusahaan dari EADS, perusahaan Uni Eropa yang juga merupakan induk perusahaan Airbus, 1 dari 2 produsen pesawat komersial terbesar dunia. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top