GERAKAN KOPERASI: Omzet KSBW Surabaya naik

SURABAYA: Omzet Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita, Surabaya, tahun ini naik menjadi rata-rata Rp15 miliar per bulan, seiring bertambahnya jumlah anggota koperasi tersebut yang kini mencapai 11.200 orang.Koperasi tersebut memfokuskan terhadap usaha
News Editor
News Editor - Bisnis.com 17 April 2012  |  11:28 WIB

SURABAYA: Omzet Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita, Surabaya, tahun ini naik menjadi rata-rata Rp15 miliar per bulan, seiring bertambahnya jumlah anggota koperasi tersebut yang kini mencapai 11.200 orang.Koperasi tersebut memfokuskan terhadap usaha di bidang simpan pinjam menggunakan sistem tanggung renteng, dimana tanggung jawab atas pengembalian dana pinjaman dibebankan terhadap kelompok anggota.Ketua Kopwan Setia Bhakti Wanita (KSBW) Surabaya Darmiati Sadjim menyebutkan pola tanggung renteng yang dikembangkan kopwan tersebut selama ini berdampak positif terhadap kelancaran pengembalian dana pinjaman.Kondisi tersebut, menurutnya, menarik minat kalangan lembaga keuangan untuk menyalurkan dana terhadap KSBW yang kini beranggotakan 11.200 wanita. Anggota sebanyak itu dibagi sistem kelompok dengan jumlah 15 orang/kelompok.Melalui kelompok itulah diputuskan tentang pengajuan dana pinjaman terhadap koperasi, sekaligus tanggung jawab atas pengembaliannya. Pola tersebut menjadikan kemacetan dana pinjaman terealisasi 0%.“Kami tahun ini merealisasikan omzet rata-rata Rp15 miliar/bulan, dimana sebagian dari dana pinjaman itu telah dimanfaatkan untuk menggerakkan usaha mikro yang ditangani masing-masing anggota,” ujarnya, Selasa 17 April 2012. 

Selain diserap dari sejumlah lembaga keuangan, dana pinjaman yang dikucurkan KSBW juga diperoleh dari tabungan/simpanan anggotanya.

 

Kopwan tersebut meluncurkan berbagai produk tabungan dengan bunga menarik, sedangkan anggota diwajibkan membayar simpanan pokok senilai Rp500.000 dan simpanan wajib Rp5.000. (ra)

 

BACA JUGA

Agung Podomoro akuisisi saham Sumber Air Mas

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam a Chevny

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top