Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KERETA DIESEL: Jalur Tanjung Karang-Blambangan Umpu 162 Km Diresmikan

BANDAR LAMPUNG: Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan bersama Sekjen M. Ikhsan Tatang meresmikan kereta rel diesel Indonesia Way Umpu senilai Rp33 miliar untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu sejauh 162
Arif Gunawan Sulistyono
Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 01 Februari 2012  |  09:35 WIB

BANDAR LAMPUNG: Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan bersama Sekjen M. Ikhsan Tatang meresmikan kereta rel diesel Indonesia Way Umpu senilai Rp33 miliar untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu sejauh 162 km di Lampung.Peresmian operasional kereta rel diesel Indonesia (KRDI) AC juga disaksikan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP bersama sejumlah pejabat daerah Lampung di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung pagi ini, Rabu, 1 Februari 2012.Dirjen Perkeretaapian Tundjung Inderawan mengatakan KRDI AC Way Umpu ini merupakan salah satu program pengadaan sarana perkeretaapian pemerintah yakni Ditjen Perkeretaapian Kemenhub yang berasal dari APBN 2010-2011 senilai total Rp33 miliar."KRDI Way Umpu ini merupakan set kedua dari tiga rangkaian produk KRDI AC yang pengerjaannya dilaksanakan oleh industri sarana perkeretaapian dalam negeri yakni PT INKA," ujarnya Rabu 1 Februari 2012.Dia menjelaskan pembangunan dua rangkaian KRDI AC yang sama telah selesai dilaksanakan dan dioperasikan pada 2011, yaitu KRDI AC Madiun Jaya Ekspres yang melayani lintas Madiun-Solo dan KRDI AC Cepu Ekspres lintas Surabaya Cepu.Pada 2010 Ditjen Perkeretapian Kemenhub juga telah menyerahkan satu set KRDI yang diberinama Seminung untuk dioperasikan PT Kereta Api Indonesia untuk di lintas Tanjung Karang-Kota Bumi."Pengoperasian KRDI Way Umpu ini merupakan wujud nyata dan komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan transportasi kereta api kepada masyarakat Lampung," tutur Tundjung.Sekjen Kementerian Perhubungan M. Ikhsan Tatang mengemukakan pertumbuhan penduduk dan perekonomian yang cukup signifikan di wilayah Sumatera membuat prioritas dalam pengembangan transportasinya. "Salah satunya kereta api, karena beban jalan sudah semakin besar sehingga dibutuhkan efektifitas moda transportasi," ujar Tatang.Bupati Way Kanan Gustar Zaenudin mengemukakan kebanggaannya atas peresmian rute yang sudah dinanti masyarakat Lampung sejak lama. Nantinya kereta api yang dioperasikan akan melintasi empat Kabupaten, yakni Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung, Barat, dan Way Kanan."Masyarakat Way Kanan sudah tidak sabar ingin menikmati kereta api rute baru itu," kata Gustar.Gustar menambahkan pihaknya akan terus mengembangkan perkeretapian di wilayahnya menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dan dukungan dari PT KAI dan pemerintah pusat. Pada 2010 pengguna jasa mencapai 307.658, dan meningkat menjadi 356.955 atau naik 16,02% pada 2011.Rencana pengembangan perkeretaapian di Lampung diantaranya peningkatan perlintasan Rejosari-Bandar Lampung-Bakauheni (100 km) sebagai bagian program rail way Sumatra, pengembangan angkutan barang lingkar luar KA Rejosari-Tarahan (26 km), angkutan barang Tembagi Besar-Unit 2 Menggala-Sp.

Pematang Mesuji (100 km), perkeretaapian komuter perkotaan sepanjang 65 km, dan pengembangan Bukit Asam Trans Railways (BATR) bersama PT Bukit Asam khusus angkutan barang batubara dari Muara Enim-Tarahan dan selanjutnya dikapalkan untuk pasokan batu.KRDI AC Way Umpu ini terdiri dari empat gerbong kereta untuk satu rangkaiannya, dilengkapi fasilitas dua unit toilet per gerbongnya. Susunan tempat duduk yang ergonomis 2-2 dilengkapi AC untuk memberi kenyamanan perjalanan 4 jam. Kapasitas angkut maksimum 580 orang terdiri dari 272 orang duduk dan 308 penumpang berdiri. (bas) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top